6 Rahasia Membangun Brand Produk dari Nol ala Yasa Singgih
Mereka yang sukses menjual produknya faktanya tak melulu karena produk yang ditawarkannya, melainkan strategi branding yang aduhai dan memegang peran
TRIBUNBATAM.id - Menjamurkan toko online yang diakomodir dengan banyaknya marketplace, membuat "perang dagang" tak bisa dihindari.
Mereka yang sukses menjual produknya faktanya tak melulu karena produk yang ditawarkannya, melainkan strategi branding yang aduhai.
Branding dianggap penting di tengah naiknya transaksi online dan offline, terlebih di masa pandemi.
Masalahnya, tak semua pedagang atau pemodah yang memahami ini.
Alih-alih berhasil memasarkan produknya, dalam waktu singkat usaha yang dibangun bisa gulung tikar.
Brand yang baik adalah yang mampu membekas di tengah masyarakat kapan pun itu.
Untuk mendudukkan strategi branding, maka perlu mencari langkah tepat melakukannya, yang berimplikasi ke penjualan.
Baca juga: 3 Cara Jitu Foto Produk Terlihat Menarik untuk Jualan Online
Baca juga: Jangan Cuma Bergoyang! Yuk Jualan Online di TikTok Shop, Ini Caranya
Menjawab soal strategi branding, Co-Founder & CEO Fortius sekaligus pemilik Men’s Republic, Yasa Singgih membagikan 6 tips membangun brand dari nol.
1. Buatlah brand yang selalu ada di benak konsumen (Top-of-Mind).
Dia menjelaskan, ketika sebuah brand selalu berada atau sudah nyantol di benak konsumen, brand bisa selalu diingat melalui lagu, tagline, bahkan ketika hanya membahas suatu kategori produk.
"Misalnya, ketika kita membicarakan mi instan, air mineral, hingga pasta gigi, kita ingat suatu brand tertentu.
Jadi, inilah kekuatan magis sebuah strategi branding yang tepat sasaran," ujarnya dalam siaran persnya, dikutip, Jumat (15/10/2021).
2. Berikan pengalaman branding holistik
Yasa menegaskan, branding tak terjadi dengan sekonyong-konyong menghadirkan tim desain grafis.
Perubahan logo hanyalah bagian kecil dari branding.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-jualan-online_20160327_081752.jpg)