Breaking News:

Sekolah Islam Hang Tuah

Manfaatkan Limbah Rumah Tangga, Sekolah Islam Hang Tuah Batam Gelar Pelatihan Eco Enzym

Sekolah Islam Hang Tuah, Kota Batam kembali menggelar kegiatan perdananya disemester baru ini dengan pelatihan membuat Eco Enzym.

Ist
Peserta yang terdiri dari para guru TK, SD, SMP, SMA/SMK Sekolah Islam Hang Tuag antusias mengikuti pelatihan Eco Enzym 

BATAM, TRIBUNBATAM.id  - Dengan melandainya angka Kasus Covid-19 dan menurunnya level PPKM, Sekolah Islam Hang Tuah, Kota Batam menggelar kegiatan perdana di semester baru dengan pelatihan membuat Eco Enzym.

Kegiatan dengan tema Bijak Olah Sampah (BOS) yang dilaksanakan sehari ini, diperuntukan kepada sejumlah Tenaga Pendidik Perempuan sebanyak 10 peserta yang ada di Sekolah Islam Hang Tuah.

Tidak hanya berbentuk pelatihan dan pemberian materi, kegiatan ini juga digelar melalui Podcast.

Narasumber yang diundang yakni, Anggota Komunitas Eco Enzym Nusantara Sherla Felicia, S.Pd, Guru Kimia Sekolah Maitreyawira Batam Dini Putri Yulita, S.Pd dan Pemateri Pelatihan Frycha Yanuariza, S.Si.

Penyerahan piagam penghargaan
Penyerahan piagam penghargaan (Ist)

Pemateri Pelatihan Frycha Yanuariza, S.Si menyebutkan sejumlah gurupeserta sangat antusias mengikuti pelatihan.

Pasalnya masih adanya di antara para guru yang belum mengetahui pengertian Eco Enzym dan manfaatnya.

"Nah setelah mereka mengetahui banyak manfaatnya, khususnya untuk kecantikan, antusias guru-guru mulai terlihat disaat saya memberikan materi. Eco Enzym ini sendiri dikenal dengan cairan sejuta ajaib," ujarnya, saat berada di ruang studio Sekolah Islam Hang Tuah, Kamis, (14/10/2021)

Ia menerangkan, untuk membuat cairan Eco Enzym cukup mudah.

Hanya dengan memanfaatkan sampah atau limbah dapur seperti sampah organik dari sisa potongan sayuran dan juga kulit buah yang nantinya dicampur dengan cairan molase atau gula merah dan dicampur air dengan waktu fermentasi selama 3 bulan.

"Seperti kita ketahui kan limbah dapur ini penyumbang sampah terbanyak oleh karena itu dengan pengelolaan sampah menjadi Eco Enzym ini membantu mengurangi penumpukan sampah di TPA juga," sebutnya.

Lagi Ia juga menyebutkan, cairan Eco Enzym sendiri dapat bermanfaat untuk kecantikan, kesehatan, disenfektan dan pembersih lantai.

Anggota Komunitas Eco Enzym Nusantara Sherla Felicia, S.Pd juga menambahkan dengan adanya cairan Eco Enzym ini dapat juga dapat menghemat biaya ataupun pengeluaran tiap-tiap keluarga untuk tidak lagi membeli produk-produk pembersih ataupun kecantikan.

"Nah manfaatnya memang luar biasa, tapi kita tidak menganjurkan pengelolaan cairan Eco Enzym ini dijadikan komoditas bisnis ya," terangnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Hang Tuah Dian Safitri, M.Pd menyatakan, kegiatan pelatihan Eco Enzym ini merupakan turunan dari salah satu 7 program unggulan yang ada, yakni Gerakan Sekolah Bersih yang dimana salah satunya meminimalisir sampah di lingkungan sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved