Breaking News:

BATAM TERKINI

BATAM Sudah Waktunya Punya Laboratorium Kesehatan dan Instalasi Farmasi Milik Pemerintah

Anggota DPRD Kepri mendukung pembangunan laboratorium kesehatan dan instalasi farmasi sebagai langkah meningkatkan PAD dan layanan kesehatan.

TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin SE. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin mendukung pemerintah daerah membangun laboratorium kesehatan dan instalasi farmasi di daerah Kepri khususnya Kota Batam.

Pembangunan laboratorium kesehatan tersebut selain guna meningkatkan kapasitas sektor kesehatan juga mampu manambah PAD, apalagi di masa pandemi COVID-19.

Dia menyarankan bahwa sebaiknya Laboratorium kesehatan dibangun di Batam, mengingat jumlah penduduk di daerah itu sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Kepri yang mencapai 2 juta orang.

"Mengingat saat ini perusahaan di Batam rata- rata ketika  cek kesehatan itu di klinik atau rumah sakit swasta," ujar Wahyu Rabu, (20/10/2021).

Untuk itu Wahyu mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mengatur pelaksanaan laboratorium kesehatan dan instalasi farmasi melalui peraturan daerah.

"Ketika Pemprov bisa memfasilitasi itu maka, masyarakat akan terbantu dan Pemprov juga akan mendapat profit dari laboratorium kesehatan tersebut," papar Wahyu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan, rencana pembangunan laboratorium kesehatan daerah itu akan dikelola oleh Unit Pelayanan Teknis, (UPT).

Baca juga: Cuaca Hari Ini Pulau Bintan, Termasuk Cuaca Besok Tanjung Pinang Bintan

Baca juga: 9 Jadwal Kapal Tanjung Pinang Tujuan Batam saat Libur Rabu 20 Oktober 2021

Hal itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Laboratorium ini memiliki fungsi ganda, tidak hanya digunakan untuk memeriksa soal COVID-19 saja. Namun, untuk pemeriksaan umum juga disediakan dan bisa dilakukan di laboratorium ini,” ungkap Bisri.

Selain membangun laboratorium, Pemprov Kepri juga akan mendirikan instalasi farmasi, yang akan dikelola unit khusus.

"Sejauh ini Ia belum mengetahui apakah laboratorium kesehatan daerah dan instalasi farmasi itu dibangun di Tanjungpinang atau di Batam. Kita tunggu saja hasilnya nanti," tutup Bisri. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved