Senin, 18 Mei 2026

DRIVER OJOL TEWAS BERSAMA IBU

Ayah Meninggal, Kini Dewa dan Ibunya Tewas Kecelakaan Maut di Batam, Rumah Sepi Tanpa Penghuni

Kepergian Sri Hartini dan anak semata wayangnya, Dewa Andika Pratama, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Batam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
Desman, kerabat Dewa Andika saat proses pemakaman di TPU Bagan, Jumat (15/5/2026) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepergian Sri Hartini dan anak semata wayangnya, Dewa Andika Pratama, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Batam.

Ibu dan anak tersebut meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Simpang Bagan pintu 4 Mukakuning, Sei Beduk, Jumat (15/5/2026) pagi.

Bagi pihak keluarga, Sri Hartini bukan hanya seorang ibu, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi menjadi kepala keluarga setelah sang suami meninggal dunia sekitar lima tahun lalu.

"Ya beliau ini orang baik, selalu komunikasi dengan kami, keluarga di kampung juga," ujar Desman, kerabat korban, saat ditemui di pemakaman pada Jumat sore 

Menurut Desman, sejak kehilangan suami, Sri Hartini tinggal berdua bersama Dewa di Perumahan Pesona Bukit Laguna 2, Tanjung Piayu, Sei Beduk.

Dika sendiri diketahui merupakan anak tunggal dan sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas Kecelakaan Maut di Batam, KOMANDO Berduka, Satu Korban Anggotanya

"Kadang-kadang memang beliau ada cerita sedih juga semenjak kehilangan suaminya," kata Desman.

Meski begitu, keluarga menyebut Sri Hartini tetap menjalani hidup seperti biasa bersama anaknya.

Suasana rumah duka pun dipenuhi pelayat yang datang silih berganti. 

Pihak keluarga mengaku terharu melihat banyaknya rekan driver online dan warga yang ikut membantu proses pemakaman.

"Terima kasih kepada keluarga besar komunitas Komando sebanyak-banyaknya. Apa yang mereka lakukan sangat bermanfaat bagi kami sebagai ahli waris,"

Keluarga berharap proses hukum terkait kecelakaan tersebut dapat berjalan apabila mengarah ke unsur pidana.

Sebelumnya, kecelakaan itu terjadi saat Dewa Andika mengantarkan ibunya pergi bekerja.

Sepeda motor yang mereka gunakan terlibat kecelakaan dengan sebuah truk di Jalan S. Parman arah Panbil hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia. 

Perjalanan Rutin

Pagi itu, seperti hari-hari biasanya, Dewa Andika Pratama (26), warga Batam bersiap mengantar ibunya pergi bekerja.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved