BATAM TERKINI

WISATA Diyakini Bisa Pulihkan Ekonomi Kepri Setelah Kasus Covid-19 Turun

Sektor wisata diyakini bisa menjadi cara untuk menumbuhkan kembali ekonomi di Kepri setelah penurunan kasus covid-19.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Priasa Institute Forum menggelar diskusi Strategi Pembangunan Pariwisata Pasca Pandemi di Today's Bakery Lantai 2. Tepatnya di Jalan Raja Isa Nomor 1 Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Peningkatan ekonomi Kepri bisa dibangun dari sektor pariwisata.

Di mana sektor pariwisata saat ini menjadi isu pembangunan yang seksi pasca penurunan jumlah kasus Covid-19.

Tak hanya perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melainkan menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri, Raden Hari Tjahyono mengatakan ada 4 pilar pembangunan pariwisata Provinsi Kepri.

Yakni destinasi, pemasaran, ekonomi kreatif dan kelembagaan.

Tak hanya itu, lanjut dia, ada 5 strategi yang ditawarkan Pemerintah Kepri menuju pariwisata pasar global.

Pertama, gencarkan promosi destinasi pariwisata.

Kedua tingkatkan pariwisata digital, ketiga berikan fasilitas pariwisata yang memadai, keempat melibatkan peran serta masyarakat local. Dan kelima paket wisata murah/ open trip.

Baca juga: JADWAL dan Harga Tiket Pesawat dari Hang Nadim Batam, Terbang Jumat 22 Oktober 2021

Baca juga: PERJALANAN Karier Politik Ruslan Ali Wasyim Sebelum Tutup Usia, Selasa 19 Oktober 2021

Hal ini diungkapkan saat Priasa Institute Forum menggelar diskusi Strategi Pembangunan Pariwisata Pasca Pandemi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Priasa Institute sangat relevan mengambil tema bertajuk ekonomi dan pariwisata. Sebab 2 hal ini menjadi fokus pemerintah provinsi Kepulauan Riau.

Ia melanjutkan semua stakeholder yang ada akan menjadi energi yang sangat besar dalam membangun Kepri dan Batam.

"Terkhusus saya sebagai pimpinan DPRD provinsi kepulauan Riau yang membawahi komisi II yang membidangi perekonomian dan keuangan. Harapan saya diskusi diskusi seperti ini terus digalakkan dan di tumbuh suburkan untuk memberikan insight baru bagi semua pihak bagi pembangunan provinsi kepulauan Riau dan Kota Batam," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) mengakui pihaknya juga tengah mempersiapkan border wisata yang akan dibuka.

Salah satunya Wali Kota Batam Muhammad Rudi sedang mempersiapkan infrastrukturnya. Seperti bangun jalan, bundaran, keindahan kota, penghijauan dan sebagainya.

Menanggapi potensi budaya, Ardiwinata mengaku untuk mengembangkan kebudayaan, tahun depan akan membuat panggung permanen di belakang Museum Batam Raja Ali Haji. Sehingga nantinya akan ada seni pertunjukan setiap weekend, tepatnya Sabtu dan Minggu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved