Breaking News:

BATAM TERKINI

INI 2 Opsi BP Batam Terkait Permintaan Relaksasi Pembayaran UWTO dari Pengusaha

BP Batam saat ini sedang membahas permintaan pengusaha Batam yang meminta relaksasi pembayaran UWTO. Dan saat ini ada 2 opsi yang dsiapkan. Apa saja?

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Deputi III BP Batam, Sudirman Saad, diwawancarai di kantornya, Kamis (21/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menunda kenaikan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar 4 persen.

Hal ini dikarenakan, kebijakan kenaikan UWTO itu dinilai tidak tepat diterapkan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini.

Para pengusaha di Batam pun meminta beragam relaksasi dalam pembayaran UWTO tersebut.

Pihak BP Batam pun sudah membahas permintaan ini hingga di tingkat pimpinan.

Deputi III BP Batam, Sudirman Saad, mengungkapkan untuk sementara ini sedang dipersiapkan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam tentang relaksasi UWTO perpanjangan.

"Pada dasarnya, relaksasi ada bermacam bentuk, ada penghapusan, penundaan pembayaran, pembayaran secara mencicil, dan juga penurunan tarif UWTO. Itu ada di UU PNBP, kami merujuk ke situ," jelas Sudirman, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: 40 Sertifikat Lahan di Sambau Nongsa Dibatalkan PTUN Tanjungpinang, Ini Kata BP Batam

Baca juga: JADWAL Kapal Ferry di Pelabuhan Sekupang Batam, Hari Ini 16 Kapal, Syarat Sertifikat Vaksin

Pihaknya juga tengah mempertimbangkan permintaan para pengusaha yang tergabung dalam Apindo Kota Batam.

Atas permintaan tersebut, Sudirman mengungkapkan ada dua jenis relaksasi yang bisa ditawarkan, yakni penundaan pembayaran atau pembayaran secara angsuran.

"Kami juga sedang mempertimbangkan tarif yang memungkinkan pengusaha membayar UWTO untuk 10 tahun mendatang dengan tarif yang sama dengan sekarang, jadi tidak ada kenaikan. Tetapi itu masih dibahas," tambah Sudirman. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved