Breaking News:

BATAM TERKINI

Pemilik Hotel di Batam Harapkan Tamu Lewat Travel Bisnis Selama PPKM Level I

Pemilik sekaligus pengelola hotel menginginkan adanya travel bisnis bagi pendatang yang ingin ke Batam, khususnya bagi Singapore dan Malaysia.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Dokumentasi
Pemilik sekaligus pengelola hotel menginginkan adanya travel bisnis bagi pendatang yang ingin ke Batam, khususnya bagi Singapore dan Malaysia. Ilustrasi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemilik sekaligus pengelola hotel menginginkan adanya travel bisnis bagi pendatang yang ingin ke Batam, khususnya bagi Singapore dan Malaysia.

General Manager SP Hotel, Mansyur yang sekaligus juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Batam berharap pemerintah memberikan kebijakan khusus bagi pendatang yang ingin melakukan perjalanan bisnis agar industri kembali hidup.

"Jika kita buat pengunjung ini sebagai travel bisnis tentu akan berdampak ke perekonomian masyarakat, hotel juga dapat dampaknya, jadi berbicara turis apakah diperbolehkan atau tidak itu bisa nyusul sendirinya, apalagi pintu masuk kita kan Singapore, nah makanya kita ambil segmen travel bisnisnya dulu," ucap Mansyur, Jumat (22/10/2021).

Jika travel bisnis berjalan lancar pastinya akan ada tahap berikutnya.

Di samping kita ingin adanya travel bisnis harus tingkatkan terlebih dahulu immunity dengan cara divaksinasi.

"Kejar target vaksinasi, dan saya berharap pemerintah kenapa tidak buka segmen travel bisnis tadi, misalnya mereka yang memiliki pekerjaan di Batam, tidak perlu dikarantina, kan cukup dengan syarat test PCR saja, agar pelaku travel bisnis tidak menghabiskan waktu terlalu lama, aturannya dia hanya seminggu di sini, dengan adanya karantina kan bisa saja dua minggu," terangnya

Baca juga: JADWAL 14 Kapal Ferry di Pelabuhan Sekupang Batam, Jumat 22 Oktober 2021

Baca juga: 4 Wilayah di Kepri Nol Kasus Baru Covid-19, Hanya Batam dan Karimun Tambah Pasien Baru

Sebab pelaku travel bisnis ini datang untuk membuat atau merencanakan pertumbuhan perekonomian.

"Kalau kita coba dulu dengan travel bisnis, nantinya untuk wisatawan mungkin akan bisa menyusul jika keadaan sudah aman dan saya cukup mendukung dengan kebijakan pemerintah yang baru ini yaitu travel bubble," katanya.

Mansyur yang mengelola SP Hotel, cukup beruntung di mana hotel yang ia kelola tidak berpengaruh signifikan sejak pandemi Covid-19 melanda.

Ia masih bisa mempertahankan jumlah tamu yang datang, dikarenakan segmen hotel nya sendiri bukan dari kalangan turis atau wisman, melainkan dari para pekerja industri yang berada di sekitar hotel. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved