Breaking News:

INFO CUACA

Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Masih Berpotensi Hujan hingga Senin 25 Oktober 2021

BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang memprakirakan Tanjungpinang dan Bintan masih berpotensi hujan hingga Senin, 25 Oktober 2021.

DOK TRIBUNWOW
Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Masih Berpotensi Hujan hingga Senin 25 Oktober 2021. Foto ilustrasi Info Cuaca 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 21 Oktober 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai 0.83 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

Diprakirakan kondisi La Nina Lemah - Netral akan berlangsung hingga Maret - Mei 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.77 dalam kondisi negatif. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Maret 2022. Kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Puteri Permatasari, Minggu (24/10/2021).

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 21 Oktober 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi netral,
sehingga tidak ada pengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia khususnya wilayah Kepulauan Riau.

"Sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran, kecuali wilayah Sumatra bagian tengah hingga utara. Kondisi ini merupakan representasi dari monsun Australia, dan diprakirakan bertahan hingga dasarian III November 2021.

Baca juga: Jadwal Kapal ke Batam, Dumai, Karimun Hari Ini dari Pelabuhan Tanjungpinang

Baca juga: Tanjungpinang PPKM Level 2, Ibu Kota Kepri Nihil Kasus Baru Covid, Pasien Aktif 6

Pada November hingga Desember 2021, angin Monsun Asia mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Terlihat adanya wilayah pertemuan angin (konvergensi) dan tekanan rendah di sekitar Pulau Bintan, dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan awan konvektif," terangnya.

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya pada dasarian III Oktober - II November 2021 untuk lapisan permukaan, 850 mb, dan 700 mb umumnya berkisar antara 75 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang - lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer menunjukan pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan IOD cukup dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved