Selasa, 12 Mei 2026

BATAM TERKINI

DAMPAK Perbaikan Jalan, Simpang Bengkong Seken Batam Penuh Debu

Debu tanah yang cukup tebal bertebaran di Simpang Bengkong Seken, Batam cukup mengganggu para pengguna jalan yang melintas di jalanan tersebut.

Tayang:
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak |
TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjutak
Kondisi jalan penuh debu dari aktivitas muatan tanah di Simpang Bengkong Seken, Senin (25/10/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Debu tanah yang cukup tebal bertebaran di Simpang Bengkong Seken, Kota Batam cukup mengganggu para pengguna jalan.

Hal itu dampak dari aktivitas pengerjaan proyek pembangunan drainase dan pelebaran jalan di Simpang Bengkong Seken tersebut.

Akibatnya, sejumlah pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut tampak selalu menutup sebagian wajahnya untuk melindungi hidung ataupun mata agar terhindar dari debu.

Pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi, satu alat berat eskavator yang dikemudi oleh seorang operator mulai mengambil tanah di sisi jalan aspal untuk kemudian diisi ke dalam bak truk yang nantinya hilir mudik mengangkut tanah tersebut.

Akibat muatan tanah yang full di truk, beberapa serpihannya tampak berjatuhan di aspal jalan dan mulai menumpuk dan mengering, sehingga menimbulkan debu tanah khususnya ketika cuaca terik.

Hingga kini tumpukan-tumpukan tanah yang tercecer tersebut masih menempel di permukaan aspal dan belum dibersihkan.

Baca juga: HARGA Tiket Pesawat dari Batam, Terbang 26 Oktober 2021, Harga Termurah Rp 283.900

Baca juga: Mulai 24 Oktober 2021, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kapal Pelni, Syarat Tes Antigen

Namun di sisi jalan, juga tampak dua truk tanki air yang terparkir.

"Debunya cukup tebal sih bang, apalagi kalau cuaca panas gini, bisa buat sesak juga dan mata kemasukan debu itu sudah pasti," ujar pengendra Hendrik yang hendak memarkirkan kendaraanya di sisi jalan, Senin (25/10/2021).

Meski begitu, Ia mengaku memaklumi aktivitas pengerjaan tersebut asalkan pihak pelaksana menyirami permukaan aspal jalan dengan air agar debu-debu tanah yang dihasilkan dari aktivitas muatan truk dapat berkurang.

"Yang paling penting jangan dibiarkan begitu saja, harus disiram dengan air lah. Kita pun yang lewat tentu gunakan pelindung wajah dengan helm yang berkaca ditambah masker kalau perlu, supaya debunya nggak langsung terhirup begitu saja," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved