Breaking News:

RUANG Inap Covid-19 Kosong Pasien, Ketua IDI Lingga: Kami Tetap Siap Hadapi Corona Gelombang Baru

Dampak dari penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau begitu terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TribunBatam.id/Febriyuanda
TES ANTIGEN - Rapid Test Antigen di Implasemen Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri oleh petugas kesehatan Puskesmas Dabo Lama. Foto diambil belum lama ini. 

Editor: Thomm Limahekin

LINGGA, TRIBUNBATAM.id Dampak dari penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau begitu terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Akibat tidak ada penambahan pasien aktif Covid-19 maka rumah sakit tersebut nyaris tidak diisi oleh seorangpun pasien.

Dari pantauan TRIBUNBATAM.id, RSUD Dabo, Kecamatan Singkep misalnya, terlihat ruangan inap isolasi Covid-19 tampak tidak diisi oleh pasien.

Ruangan tersebut bahkan ditutup, tanpa ada aktivitas apapun di sana. Namun persediaan fasilitas rawat, semisal tabung oksigen masih disediakan oleh pihak RSUD Dabo.

Pemandangan ini membuat pekerjaan tenaga kesehatan sedikit berkurang apalagi setelah beberapa bulan belakangan mereka berjibaku berjuang merawat pasien covid-19.

Baca juga: BERKUNJUNG ke Lingga, KASAL Laksamana TNI Yudo Margono Tinjau Serbuan Vaksinasi Gratis

TES ANTIGEN - Dinkes Lingga melakukan rapid test antigen di Implasemen Dabo Singkep beberapa waktu lalu.
TES ANTIGEN - Dinkes Lingga melakukan rapid test antigen di Implasemen Dabo Singkep beberapa waktu lalu. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Dari data yang dihimpun TRIBUNBATAM.id, selama Juli 2021 lonjakan kasus Covid-19 meningkat sangat drastic. Kondisi sampai membuat ruangan Isolasi Covid-19 dipenuhi oleh pasien tertular.

Ketua IDI Kabupaten Lingga, dr Indra Jaya mengatakan, setidaknya ada 24 jumlah bed yang tersedia di ruangan inap isolasi Covid-19 tersebut.

"Alhamdulillah, tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi sampai seminggu ini. Itu menunjukkan Covid-19 gejala sedang dan berat di Kabupaten Lingga ini sudah sangat menurun," kata Indra, yang merupakan seorang dokter spesialis di RSUD Dabo ini.

Meskipun demikian, Indra mengungkapkan, rumah sakit masih tetap siaga terhadap ada lonjakan Covid-19 di gelombang yang akan datang.

"Kami tidak terlena dengan penurunan kasus yang sangat menggembirakan ini. Jadi kita tetap waspada," tuturnya kepada TRIBUNBATAM.id.

Baca juga: KASUS Aktif Covid-19 di Bintan Tersisa 3 Orang, Warga Diminta Tetap Jaga Prokes

TES ANTIGEN - Sejumlah guru SMA di wilayah Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri jalani rapid tes antigen sebelum memulai belajar tatap muka.
TES ANTIGEN - Sejumlah guru SMA di wilayah Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri jalani rapid tes antigen sebelum memulai belajar tatap muka. (TribunBatam.id/Istimewa)

Dia juga mengungkapkan, penurunan kasus Covid-19 tersebut berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke RSUD.

"Dibuktikan dengan kunjungan Poli. Baik itu Poli anak, bedah dan kandungan, kunjungan sudah meningkat. Itu artinya masyarakat sudah sadar bahwa Covid-19 ini bukan hal yang perlu ditakuti secara berlebihan," ucap Indra.

Indra mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas dan tidak terlena dengan keadaan Covid-19 di Kabupaten Lingga yang saat ini tengah melandai.

"Tidak usah takut untuk berobat ke rumah sakit. Kalaupun itu Covid-19, insyaallah akan menanganinya dengan sebaik-baiknya. Jadi tidak usah terlalu khawatir dan tidak terpengaruh dengan isu-isu pelayanan yang buruk di rumah sakit jika covid," tegas Ketua IDI Kabupaten Lingga. (TRIBUNBATAM.id/Thomas Tonek Thomlimah Limahekin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved