Breaking News:

CORONA KEPRI

APAKAH Tarif Tes PCR di Batam Mulai Turun? Ini Jawaban Pihak RSUD Embung Fatimah

Tarif tes PCR rencananya akan diturunkan dan masa berlakunya akan diperpanjang menjadi 3x24 jam. Apakah juga sudah berlaku di Batam?

tribunbatam.id/Ian Sitanggang
RSUD Embung Fatimah Batam. Dirut RSUD Embung Fatimah angkat bicara soal rencana penurunan tarif tes PCR dan masa berlakunya akan diperpanjang menjadi 3x24 jam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rencana penurunan tarif tes PCR, disambut baik warga Kota Batam.

Meski masih mahal namun harga tersebut dirasakan lebih ringan. Karena masa berlakunya juga diperpanjang.

"Kita sangat senanglah, karena rencana masa berlakunya 3 x 24 jam. Berarti kalau urusan mendadak kita masih bisa gunakam pulang pergi," kata Hasnah, Warga Sagulung, Selasa (26/10/2021).

Dia mengatakan, rencana tarif PCR agar secepatnya diterapkan.

"Ya kita berharap penerapan tarif PCR tersebut, jangan ada pembatasan pengambilan Sample. Seperti yang pernah terjadi, dimana di Kota Batam, hanya beberapa rumah sakit saja yang ditunjuk," kata Hasnah.

Di tempat terpisah Doni Nadeak, warga Batuaji juga mengaku sudah melihat informasi konfrensi pers yang disampaikan oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan."Itukan permintaan bapak Presiden. Ya kita sangat bersyukur," kata Doni.

Dia mengatakan jika harganya bisa lebih murah, masyarakat yang tidak bepergian juga pasti mau melaksanakan tes PCR. Untuk mastikan kesehatannya.

Baca juga: 225 TKI Positif Covid-19 Dikabarkan Masuk Batam, Satgas Khusus PMI Ungkap Fakta Sebenarnya

Baca juga: 774.889 Warga Batam Sudah Divaksinasi Covid-19

"Ya kita ini butuh sehat, kita juga ingin mengetahui kondisi kesehatan kita,"kata Doni.

Sementara mengenai rencana Pemerintah menurunkan biaya Tes PCR tersebut, Direktur RSUD EF, Any Dewiyana menjelaskan pihaknya sebagai pengelola rumah sakit pemerintah akan mengikuti anjuran pemerintah.

"Kalau sudah turun surat edarannya pasti kita akan melaksanakan hal itu," katanya.

Saat ini untuk biaya PCR di RSUD EF, masih menerapkan aturan yang lama dimana biaya PCR Rp 495 ribu.

"Kalau yang Rp 300 ribu itu kan belum ada surat edarannya. Nanti kalau sudah ada pasti kita akan melakukan penyesuaian, sesuai dengan edaran yang ada,"kata Any. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved