BATAM TERKINI
Kepala Stasiun KIPM dan Bea Cukai Batam Lepas Ekspor Rumput Laut 2.471 Ton ke Tiongkok
Pelepasan ekspor rumput laut kering 2.471 ton itu dilaksanakan di Pulau Nipah Batam, Selasa (26/10) dan merupakan ekspor rumput laut ke-51 tahun ini
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Memperingati HUT ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bea Cukai Batam hadir dalam kegiatan pelepasan ekspor produk hasil perikanan.
Produk yang menjadi komoditas ekspor tersebut adalah rumput laut kering yang akan dikirimkan ke Tiongkok.
Kegiatan pelepasan ekspor rumput laut kering sebanyak 2.471,5 ton itu dilaksanakan di Pulau Nipah, Batam pada Selasa (26/10/2021) lalu.
Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Batam, Anak Agung Gede Eka Susila bersama Bea Cukai Batam meresmikan pengeluaran produk rumput laut kering untuk diekspor ke Tiongkok.
Ekspor kali merupakan ekspor produk rumput laut kering ke 51 yang dilakukan di tahun 2021.
“Kegiatan ekspor kali ini hasil kerja sama seluruh instansi pemerintah seperti Karantina Perikanan, Bea Cukai Batam, dan Dinas Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.
Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah terlah berhasil membimbing dan memfasilitasi masyarakat sehingga bisa menjual produknya ke luar negeri," ucap Anak Agung Gede Eka Susila.
Baca juga: Nelayan Karimun Bergelut Cari Rumput Laut, Cuan Tak Datang dari Ikan Saja
Baca juga: Gubernur Kepri Dorong Pengembangan Budidaya Rumput Laut, Ikut Panen di Karimun
Sepanjang tahun 2021 telah dilakukan 51 kali ekspor produk perikanan dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,14 miliar.
Nilai tersebut meningkat 115,1 persen jika dibandingkan nilai ekspor produk rumput laut kering pada tahun 2020.
Selain rumput laut kering, produk unggulan Batam yang paling dominan diekspor adalah komoditi udang segar.
Tercatat pada semester I tahun 2021 udang segar telah diekspor sebanyak 907,9 ton dengan nilai transaksi sebesar 3,13 miliar.
“Sejauh ini Bea Cukai Batam selalu memfasilitasi dengan memberikan pelayanan jalur hijau kepada komoditas produk perikanan, seperti rumput laut kering ini.
Saat ini semua pengurusan dokumen PEB juga sudah melalui sistem sehingga prosesnya lebih ringkas dan cepat,” jelas Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai I.
Diketahui saat ini sudah mencapai 1.000 kepala keluarga yang menjadi produsen rumput laut kering di Batam.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan terus mengasistensi dan memfasilitasi sehingga akan semakin banyak produsen.
Dengan begitu akan memacu ekspor produk hasil perikanan dan menggerakkan roda perekonomian negara.
(*/TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2710ekspor1.jpg)