CORONA KEPRI
Tanjung Pinang Tersisa 9 Kasus Aktif Corona, Nihil Kasus Baru Kematian Akibat Covid-19
Dinkes Tanjungpinang mencatat nihil pasien sembuh corona/ covid-19 baru hingga 27 Oktober 2021. Ibu kota Kepri pun saat ini masih PPKM level 2.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Covid-19 Tanjungpinang kini tersisa 9 kasus aktif.
Ini setelah adanya penambahan 2 pasien baru virus corona berdasarkan data satgas covid-19 dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang hingga 27 Oktober 2021.
Kondisi ini membuat jumlah pasien positif covid-19 di ibu kota Kepri itu bertambah menjadi 10.205 kasus.
Meski begitu, jumlah pasien meninggal baru akibat Covid-19 masih tercatat nihil hingga saat ini.
Sementara data pasien Covid-19 yang sembuh atau selesai isolasi baru juga tercatat nihil.
Sembilan kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang ini terdiri dari 2 pasien yang dirawat di Vila Lohass.
Baca juga: Warga Batam Ramai-Ramai Datangi Polsek Lubuk Baja, Ikut Vaksinasi Corona
Baca juga: RSKI Galang Pulangkan 39 Pasien Covid-19, Masih Ada 149 Orang Dirawat
Selanjutnya 6 pasien menjalani isolasi mandiri, 1 pasien rumah sakit adapun di Mess Bahayangkara tercatat nihil.
Jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) tercatat dengan total 9.794 orang.
Dan untuk jumlah meninggal masih dengan total 402 orang.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengapresiasi semangat masyarakat, TNI, Polri, tenaga kesehatan, unsur vertikal, dan jajaran pemko Tanjungpinang memperkuat soliditas dalam membangun kota Tanjungpinang di tengah pandemi Covid-19.
Hal ini, menjadi kekuatan bagi kita semua guna menyongsong tahun 2022 keluar dari dampak covid-19, utamanya pemulihan ekonomi.
"Semangat kekompakan, gotong royong, bahu membahu dan kebersamaan inilah yang membuat Kota Tanjungpinang mampu mengatasi berbagai tantangan di masa pandemi Covid-19," kata Rahma, Kamis (28/10/2021).
Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa disiplin protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.
Baca juga: Covid-19 Kepri: Batam Masih Nihil Kasus Baru Virus Corona
Baca juga: JELANG Akhir Tahun, Gubernur Minta Warga Kepri Waspadai Ancaman Covid-19 Gelombang Ketiga
"Kita tidak boleh lalai, Protokol kesehatan 5 M ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.
Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemakaman-pasien-covid-19-meninggal-dunia-di-tanjungpinang.jpg)