Dua Tahun Bebas Covid-19, Negara Ini Baru Muncul Kasus Pertama Corona
Kasus pertama covid-19 baru muncul di negara ini setelah 2 tahun lamanya bebas dari virus corona.
TRIBUNBATAM.id - Covid-19 masih menjadi momok sejumlah negara di dunia.
Kasus aktif virus corona menjadi perhatian, termasuk penanganan covid-19.
Sebut saja Singapura yang dekat dengan Provinsi Kepri, Indonesia yang tercatat jumlah kasus aktif menembus angka ribuan.
Sementara kasus covid-19 secara umum terpantau terus melandai.
Dua daerah di Kepri tercatat berstatus PPKM level 2 berdasarkan Inmendagri Nomor 54 Tahun 2021.
Di antaranya Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga.
Sementara 5 daerah lainnya terpantau berstatus PPKM level 1.
Baca juga: 52.370 Warga Tanjung Pinang Belum Terima Suntik Vaksin Corona Dosis Dua
Baca juga: Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid, Wali Kota Batam Ajak Warga Tetap Jaga Prokes
Mereka di antaranya Kota Batam, Kabupaten Karimun, Bintan, Natuna serta Anambas.
Kondisi ini berlangsung mulai 18 Oktober hingga 8 November 2021.
Namun yang menarik, terdapat satu negara yang baru mengonfirmasi satu kasus baru sejak pandemi covid-19 melanda lebih 2 tahun lamanya.
Negara tersebut merupakan Tonga. Kasus pertama itu terjadi Jumat (29/10).
Negara kepulauan Pasifik itu mendeteksi kasus pertama Covid-19 pada orang yang telah divaksinasi lengkap yang tiba dengan penerbangan repatriasi dari Selandia Baru, seperti yang dilansir dari BBC pada Sabtu (30/10/2021).
Perdana Menteri Tonga Pohiva Tu'i'onetoa memperingatkan bahwa penduduk di pulau utama Tongatapu menghadapi kemungkinan lockdown pekan depan.
Tonga adalah salah satu negara terakhir yang tidak melaporkan infeksi Covid-19.
Lebih dari 100.000 orang tinggal di negara kepulauan Pasifik tersebut, yang terletak di barat laut Selandia Baru.
Hanya sepertiga penduduk Tonga yang telah divaksinasi lengkap.
Baca juga: Tanjung Pinang PPKM Level 1, Kasus Kematian Baru Akibat Virus Corona Nihil
Baca juga: LAYANAN Pasien Covid-19 di Asrama Haji Batam Mulai Di-Nonaktifkan
Namun, koordinator imunisasi nasional, Afu Tei, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ribuan orang dari luar negeri telah datang ke pusat vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin.
Orang yang dikonfirmasi menjadi kasus pertama Covid-19 di Tong itu termasuk di antara 215 orang dalam penerbangan repatriasi dari Christchurch, Selandia Baru.
Penumpang lainnya termasuk anggota tim Olimpiade Tonga yang terdampar di kota Christchurch sejak Olimpiade Tokyo.
Kementerian Kesehatan Selandia Baru mengatakan bahwa individu tersebut telah dites negatif Covid-19 sebelum meninggalkan Christchurch.
Namun, pihak berwenang di Tonga mengatakan hasil positif dicatat pada Kamis (28/10/2021), setelah tes Covid-19 rutin yang dilakukan saat para repatriasi dalam isolasi wajib yang dikelola pemerintah.
Siale Akau'ola, kepala eksekutif kementerian kesehatan Tonga, mengatakan kepada wartawan bahwa orang Tonga yang terinfeksi telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19 pada pertengahan Oktober.
Sehingga, pihak berwenang menganggap bahwa orang tersebut tidak akan sakit parah dan menularkan Covid-19 ke orang-orang.
Perdana Menteri Tonga Pohiva Tu'i'onetoa mengatakan dia telah disarankan untuk tidak memberlakukan lockdown segera.
Baca juga: Singapura Diamuk Corona, Kasus Harian Covid-19 Tembus 5.324
Baca juga: Singapura Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Varian AY.4.2, Turunan Delta Serang Inggris
Karena virus akan memakan waktu lebih dari tiga hari untuk berkembang pada seseorang yang tertular sebelum mereka menjadi menular.
"Kami harus menggunakan waktu ini untuk bersiap-siap, jika ada lebih banyak orang yang terkonfirmasi terjangkit virus," tambahnya seperti dikutip Kompas.com.
Sejak awal pandemi Covid-19, lebih dari 246 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dan hampir 5 juta kematian terkait virus corona, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
Covid-19 ini belum menyebar ke beberapa negara kepulauan di Pasifik, seperti Tuvalu.
Negara-negara lain, seperti Korea Utara dan Turkmenistan belum melaporkan kasus apa pun, tetapi para ahli sepakat bahwa virus corona itu mungkin ada, meskipun tidak dikonfirmasi secara resmi oleh pihak pemerintah.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Shintaloka Pradita Sicca)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tonga.jpg)