Rabu, 15 April 2026

PENEMUAN MAYAT DI BATAM

Identitas Mayat Wanita di Apartemen Kosong Batam Terungkap, Ini Kata Polisi

Polisi berhasil ungkap identitas mayat wanita yang ditemukan di apartemen kosong di kawasan Pelita Batam. Namanya Maria, warga Tanjungbalai Karimun

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronny Lodo Laleng
Jasad Maria, warga Tanjungbalai Karimun saat dievakuasi dari Apartemen Bliss Park, Kampung Pelita Batam, Selasa (26/10/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Identitas mayat wanita yang ditemukan di gedung kosong Apartemen Bliss Park di Kampung Pelita Batam, Selasa (26/10/2021) lalu akhirnya terungkap.

Sebelumnya, mayat wanita itu ditemukan seorang sekuriti tergeletak di lantai 4 gedung dalam kondisi memprihatinkan.

Hampir sekujur tubuhnya sudah membusuk, dan wajahnya sudah tak bisa dikenali lagi.

Terungkapnya identitas mayat wanita ini, setelah Polsek Lubuk Baja beserta tim forensik RS Bhayangkara Polda Kepri melaksanakan kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), aspek medik dan autopsi jenazah.

Belakangan diketahui mayat wanita tersebut adalah Maria (30), warga Tanjungbalai Karimun.

Dari hasil penelitian dan olah TKP, polisi memastikan bahwa Maria meninggal dunia karena bunuh diri.

Ia nekat loncat dari lantai 24 apartemen kosong Apartemen Bliss Park, setelah pergi meninggalkan keluarganya dari Hotel Nagoya Mansion pada 30 Agustus 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS - Penemuan Mayat Wanita di Batam, Kenakan Celana Training

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Gedung Kosong Batam, Ini Kata Saksi Mata

Saat itu dia memesan taksi online. Hal ini diperkuat setelah unit Reskrim Polsek Lubuk Baja memeriksa hasil rekaman CCTv yang berada di tempat penginapannya.

Dari sebuah rekaman CCTv, terlihat Maria yang mengenakan celana training warna hitam bergaris dan kaos hitam lengan panjang sedang menunggu taksi online mobil Toyota Avanza berwarna hitam yang menunggu di depan teras lobi.

Dia juga sempat memberikan secarik kertas kepada seorang sekuriti yang menghampiri dirinya.

Sembari memegang handphone, Maria yang menggunakan sandal dan memiliki tubuh berisi itu langsung meninggalkan lobi dan sekuriti menuju taksi online.

"Korban nekat bunuh diri setelah pergi dari Hotel Nagoya Mansion pada tanggal 30 Agustus 2021," ujar Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, Sabtu (30/10/2021).

Kuat dugaan Maria bunuh diri disebabkan riwayat penyakit yang diidapnya.

"Dari keterangan E adik laki-lakinya, korban memiliki sindrom ketakutan berlebihan, gelisah, depresi dan sering berobat ke Malaysia serta Singapura," papar Budi.

Ia menambahkan, korban dipastikan naik ke lantai 24 paling atas karena barang-barang korban seperti HP, sejumlah uang dan sepatunya masih ada di tempat tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved