LIGA INGGRIS
Antonio Conte Resmi Jadi Pelatih Tottenham: Saya Terima dengan Keyakinan Besar
Antonio Conte resmi ditunjuk sebagai Pelatih Tottenham Hotspur: Saya menerima tantangan kembali ke Liga Inggris dengan keyakinan besar
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
Mengapa Tottenham berganti manajer?
Nuno cuma menangani 17 laga Tottenham sebelum dipecat. Ia cuma menang delapan kali, dan kalah tujuh kali.
Ia mengoleksi lima kemenangan di Liga Primer, tetapi kalah dengan jumlah yang sama dalam 10 partai dan akhirnya dicopot dari jabatannya setelah Harry Kane cs cuma bertengger di peringkat sembilan.
Tak perlu heran mengapa Tottenham sangat menginginkan Conte.
Manajer 52 tahun itu memang memiliki segudang prestasi.
Ia adalah salah satu opsi saat Spurs memburu pengganti Jose Mourinho musim panas ini.
Saat itu kesepakatan tak terjadi, tetapi Spurs akhirnya meluluhkannya dan berharap bisa bangkit.
Sejak kembali ke Juventus sebagai pelatih pada 2011, Conte menjelma menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia.
Ia mempersembahkan tiga Serie A beruntun di Turin, memenangkan 102 dari 151 laga, sebelum akhirnya mencari tantangan baru.
Ia lalu diangkat sebagai pelatih Italia, dan dalam 25 laga sebagai bos Azzurri , ia memandu mereka mencapai perempat-final Euro 2016.
Penampilan Italia yang impresif membuat Chelsea kepincut dan mengangkatnya pada musim 2016/17.
Ia langsung menjuarai Liga Primer di musim debutnya plus Piala FA di musim kedua sebelum dipecat.
Setelah satu tanpa berkecimpung di dunia sepakbola, Conte kembali ke negara asalnya sebagai bos Inter Milan pada musim panas 2019.
Ia kembali meraih Scudetto pada 2020/21,12 bulan setelah mencapai final Liga Europa, tetapi Conte dan Inter saling sepakan untuk berpisah karena badai krisis finansial yang menerpa San Siro.
Conte sudah mengemas 530 laga sebagai manajer dan meraih delapan trofi penting, sekaligus memenangkan Manajer Terbaik di Inggris dan italia. (*)
.
.
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/antonio-conte-resmi-menjadi-manajer-tottenham-hotspur.jpg)