CORONA KEPRI
Covid-19 Mereda, ASITA Bakal Gelar Bintan Treazer Hunt untuk Dongkrak Pariwisata
Seiring kasus covid-19 yang mulai mereda, ASITA Tanjungpinang-Bintan akan menggelar event untuk bangkitkan pariwisata, seperti Bintan Treazer Hunt
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Wilayah Kepri saat ini berstatus PPKM Level 1. Itu seiring mulai meredanya kasus covid-19 di sejumlah daerah di Kepri.
Dampak melandainya kasus covid-19, sejumlah lini kehidupan juga mulai bergeliat.
Termasuk dari sektor pariwisata yang diharapkan jadi andalan agar ekonomi masyarakat kembali bangkit.
Ketua Association of Indonesian Travel Agency (ASITA) Tanjungpinang-Bintan, Sapril Sembiring mengatakan, saat ini ASITA sedang fokus membangun pasar pariwisata domestik, sembari menunggu mulainya travel bubble yang sasarannya adalah internasional.
"Saat ini ASITA sedang membangun pasar pariwisata. Salah satu langkah yang kita ambil dengan mengadakan sejumlah event, seperti event Bintan Treazer Hunt yang rencananya akan kita lakukan pada Desember (2021) ini," kata Sapril kepada Tribunbatam.id, Rabu (3/11/2021)
Di sisi lain, Sapril menilai Pemprov Kepri harus mengambil langkah lain di saat menunggu travel bubble berjalan.
"Travel bubble didesain untuk Singapura. Tapi Singapura belum membuka diri. Dalam kondisi ini kita bisa saja melakukan upaya untuk memperkuat pasar domestik, seperti mempermudah masyarakat dalam melakukan bepergian," ujarnya.
Baca juga: Batam Tersisa 3 Kasus Aktif Covid-19, Satpol PP: Pengawasan Prokes Tetap Jalan
Baca juga: DUBES Palestina Temui Bupati Kepulauan Anambas di Batam, Lirik Bisnis Pariwisata
Menurutnya, agar dunia pariwisata bisa bangkit, perlu dilakukan kebijakan yang memanjakan masyarakat yaitu, paket wisata murah.
"Jadi sasarannya adalah wisatawan lokal. Oleh sebab itu kita minta kepada pemerintah agar segera mengumumkan bahwa syarat bepergian saat ini tidak sesulit dulu, hanya cukup dengan sertifikat vaksin dan juga antigen," tuturnya.
Selain itu, ia menuturkan saat ini setidaknya terdapat 60 travel di Kepri yang siap menyambut wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Di Tanjungpinang dan Bintan tercatat sedikitnya ada 15 travel yang siap dan terdaftar di ASITA.
Terkait dengan harga, Sapril mengungkapkan saat ini harga paket semua relatif turun. Sehingga wisatawan lokal juga bisa menikmati dunia pariwisata.
"Pada umumnya semua harga paket relatif turun harga, begitu pun dengan resort, jadi semua masyarakat bisa menikmati berlibur dengan harga murah," pungkasnya.
Covid-19 Kepri
Sementara itu, dari data perkembangan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri) pada 02 Oktober 2021, saat ini hanya tinggal 21 orang kasus aktif atau 0,04 persen.
Dari 21 orang kasus aktif tersebut, terdapat di Tanjungpinang dan Karimun ada 8 orang, Batam 3 orang, dan Bintan ada 2 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ketua-asita-tanjungpinang_20161226_132613.jpg)