CORONA KEPRI
Cegah Covid-19 Gelombang 3, Warga Tanjungpinang Diminta Batasi Perjalanan Akhir Tahun
Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang mengungkapkan kekhawatiran terkait prediksi gelombang ketiga covid-19 yang kemungkinan terjadi akhir 2021.
Penulis: Endra Kaputra |
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang mengungkapkan kekhawatiran terkait prediksi gelombang ketiga covid-19 yang kemungkinan terjadi akhir 2021.
Kepala Dinkes Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, bahwa Pemko saat ini masih terus menggalakkan masyarakat untuk menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi Mobolitas).
"Gelombang 3 dikhawatirkan terjadi pada Desember tahun ini dan Januari 2022 mendatang. Sampai saat ini kita juga menggalakkan masyarakat selalu menerapkan 5 M," ujar Elfiani, Minggu (7/11/2021).
Dirinya juga meminta kepada masyarakat Tanjungpinang untuk mengurangi perjalanan keluar daerah, saat libur akhir Tahun 2021 ini.
Sebab, saat ini wabah covid-19 masih ada di Tanjungpinang.
Baca juga: PROMO! Harga Minyak Goreng di Hypermart Cuma Rp 25.990, Cek Diskon Lainnya
Baca juga: BANYAK Pilihan Wahana, Areca Waterpark Tanjungpinang Bisa Masuk List Destinasi Wisata Akhir Pekan
"Karena covid-19 masih ada. Kita masih kahwatir yang tidak ada gejalanya. Jadi kita harus selalu jaga diri," ungkapnya.
Tren perkembangan kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang semakin melandai dan membaik.
Penularan Covid-19 dalam sehari pun berangsur sedikit.
Namun, dari hasil assesment pusat saat ini Kota Tanjungpinang masih berada pada PPKM level 2 dengan status wilayah zona kuning.
Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang per tanggal 6 November 2021, kembali tercatat kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 nihil, sehingga total masih 10.207 kasus.
Selain itu untuk jumlah kasus pasien yang meninggal akibat Covid-19 juga masih tercatat nihil hingga saat ini.
Begitu juga data pasien Covid-19 yang sembuh atau selesai isolasi juga masih tercatat nihil.
Di samping itu pasien kasus aktif tercatat mengalami penurunan, kini menjadi 7 orang, dengan rincian 2 pasien rawat di Rumah Sakit dan 5 pasien rawat isolasi mandiri, pasien rawat Vila Lohass dan Mess Bhayangkara tercatat nihil.
Jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) tercatat dengan total 9.798 orang. Dan untuk jumlah meninggal masih dengan total 402 orang. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/07112021kepala-dinkes-tanjungpinang-elfiani-sandri.jpg)