Minggu, 26 April 2026

Polres dan Pemko Gelar Rakor Bahas Tanjungpinang Bakal Jadi Pintu Masuk Wisman

Polres dan Pemko Tanjungpinang mengadakan rakor bahas syarat wisman boleh masuk Tanjungpinang, jika Tanjungpinang jadi pintu masuk wisman di Kepri

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Polres dan Pemko Gelar Rakor Bahas Tanjungpinang Bakal Jadi Pintu Masuk Wisman. Foto Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando bersama Wali Kota Tanjungpinang, Rahma 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Polres Tanjungpinang dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengadakan rapat koordinasi, membahas ketentuan penerimaan wisatawan mancanegara (wisman) di Tanjungpinang, Kepri pada Kamis (4/11/2021) lalu.

Dalam rapat itu Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan, jika Tanjungpinang menjadi salah satu pintu masuk wisman ke Kepri, maka akan banyak antisipasi yang akan dilakukan.

Antisipasi tersebut, sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan dan Satuan Tugas Covid-19.

Dengan ketentuan, wisman yang masuk ke Tanjungpinang harus sudah divaksin Covid-19 hingga memiliki hasil negatif tes PCR.

"Harus sudah divaksin, tes PCR, memiliki e-Hac, jadi ketentuan itu harus dipenuhi. Yang memeriksa wisman juga harus tahu kewajibannya apa saja," ujar Fernando, Senin (8/11/2021).

Ia menyebutkan, nantinya wisman yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang akan menjalani karantina terlebih dahulu.

"Mereka para wisman yang belum selesai ketentuannya, akan dikarantina dulu. Nanti, kita juga akan berkoordinasi dengan tempat wisata yang akan dikunjungi wisman untuk antisipasinya," ucapnya.

Baca juga: HAMPIR Seminggu Tanjungpinang Tercatat Nol Kasus Baru Covid-19

Baca juga: JADWAL Pelayaran 7 Rute Kapal Ferry dari Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Senin 8 November 2021

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyampaikan pihak Pemko Tanjungpinang akan menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut penerimaan wisman.

"Tentu ini yang kita syukuri, karena Tanjungpinang termasuk menjadi pintu masuk bagi wisman. Akan kita persiapkan segala hal," tutup Rahma.

Terhadap antisipasi jelang Natal dan Tahun baru (Nataru), Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang mengkhawatirkan terkait prediksi gelombang ketiga covid-19 yang kemungkinan terjadi pada libur akhir tahun 2021 ini.

Kepala Dinkes Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, bahwa Pemko saat ini masih terus menggalakkan masyarakat untuk menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi Mobolitas).

"Gelombang 3 dikhawatirkan terjadi pada Desember tahun ini dan Januari 2022 mendatang. Sampai saat ini kita juga menggalakkan masyarakat selalu menerapkan 5 M," ujar Elfiani.

Ia juga meminta kepada masyarakat Tanjungpinang untuk mengurangi perjalanan keluar daerah, saat libur akhir tahun 2021 ini. Sebab, saat ini wabah covid-19 masih ada di Tanjungpinang.

"Karena covid-19 masih ada. Kita masih khawatir yang tidak ada gejalanya. Jadi kita harus selalu jaga diri," ungkapnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved