BATAM TERKINI
2 Pasien Meninggal Dunia Kena DBD, Warga Batam Diminta Waspadai Musim Penghujan
Sepanjang Januari hingga awal November 2021, kasus Demam Berdarah dengue (DBD) di Batam, mencapai 551 orang, 2 pasien di antaranya meninggal dunia.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sepanjang Januari hingga awal November 2021, kasus Demam Berdarah dengue (DBD) di Batam, mencapai 551 orang, 2 pasien di antaranya meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, data tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Batam hingga 7 November 2021.
Kedua pasien meninggal dunia ini diketahui berdomisili di Tiban Indah dan Botania.
"Ya, ada 551 kasus DBD sepanjang tahun, dua pasien meninggal dunia," ujarnya, Selasa (0911/2021).
Kasus ini tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kota Batam. Bila dibandingkan tahun sebelumnya, terdapat 765 kasus DBD, dimana empat pasien di antaranya meninggal.
"Untuk korban meninggal di Tanjung Uncang kita akan cek dulu," ucapnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengingatkan warga mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, saat ini tengah memasuki musim hujan dan diprediksi kasus DBD akan meningkat disaat musim hujan.
Didi mengatakan disaat curah hujan biasanya populasi nyamuk aedes aegypti akan meningkat.
Peningkatan ini tentunya juga meningkatkan penularan penyakit DBD.
Baca juga: DIPICU Cuaca Ekstrim, Harga Cabai di Batam Makin Pedas, Cek Harga Terbarunya
Baca juga: AREA Bundaran Simpang Basecamp Batam Mulai Diaspal, Yumasnur : Lainnya Tahun Depan
"Kasus DBD ini bersifat fluktuatif. Namun saat musim hujan, kejadian penyakit DBD akan meningkat," tambahnya.
Di mana saat musim hujan populasi Aedes aegypti akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas mengingat habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan.
Kondisi tersebut akan meningkatkan populasi nyamuk sehingga dapat menyebabkan peningkatan penularan penyakit Demam Berdarah Dengue.
"Oleh sebab itulah kita menghimbau untuk tetap 3 M + yakni menguras, mengubur, dan menutup wadah yang berpotensi jadi sarang nyamuk. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan di dalam mencegah penyebaran DBD ini," imbaunya.
Selain itu, berbagai upaya terus dilakukan Dinas Kesehatan Batam untuk penanganan kasus DBD ini.
Salah satunya dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat.