Breaking News:

BI Kepri Dorong Pelaku Usaha Melakukan Transformasi Digital

Bank Indonesia Kpw Kepri mendorong agar pelaku UMKM di Kepri melakukan transformasi digital sebagai upaya memulihkan ekonomi setelah dihantam pandemi.

TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri
Tangkapan layar acara temu responden yang dilaksanakan oleh KPw BI Kepri secara virtual. Musni Hardi K. Atmadja selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri memberikan sambutan pada acara tersebut. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dalam menjalankan mandat yang diberikan yakni mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, Bank Indonesia memiliki tiga tugas pokok yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran serta menjaga stabilitas sistem keuangan. 

Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, Bank Indonesia Kpw Provinsi Kepri sebagai representasi di daerah melakukan survei dan pengumpulan data sekunder maupun data primer melalui kegiatan survei kepada agen ekonomi baik rumah tangga, pedagang, pelaku usaha, asosiasi dan instansi pemerintah. 

Pelaksanaan survei tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai dinamika ekonomi saat ini sekaligus perkiraan kondisi ke depan. 

Dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas data yang diperoleh serta meningkatkan engagement dengan responden survei, BI Kepri menyelenggarakan acara temu responden yang dirangkaikan dengan acara webinar dengan tema “Transformasi Digital dalam rangka Mendukung Pemulihan Ekonomi”.

Pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh pandemi COVID-19 yang berpengaruh pada penurunan kinerja usaha dan pendapatan masyarakat. 

Namun, di sisi lain kondisi pandemi telah mendorong akselerasi dalam adopsi digital oleh masyarakat yang ditandai dengan semakin berkembangnya ekonomi digital. 

Ekonomi digital diproyeksikan akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di masa depan. Perkembangan ekonomi digital tersebut menuntut para pelaku usaha untuk segera melakukan adaptasi salah satunya dengan melakukan transformasi digital dalam mengelola usahanya.

Baca juga: DIHUNI 11 Orang, Kapolda Kepri dan Danrem Kunjungi Pulau Pelampung Batam 

Baca juga: Covid-19 di Tanjungpinang Tersisa Satu Kasus Aktif dan Nol Kasus Baru

Webinar kali ini menghighlight isu utama terkait arah kebijakan Pemerintah dalam mengembangkan ekonomi digital yang kemudian diturunkan dalam sub tema implementasi industri 4.0 (Smart Factories) untuk pelaku industri manufaktur, dan implementasi digital marketing bagi pelaku usaha retail modern maupun tradisional.

Acara ini menghadirkan narasumber dari pihak regulator dan expertise yang kompeten di bidangnya yakni Rizal Edwin Manansang selaku Asisten Deputi Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Jonathan Marshell Kevin (Country Manager Arcstone Indonesia) dan Jonathan End (Content Creator dan Growth Consultant) yang akan menyampaikan arah kebijakan, konsep dan implementasi transformasi digital dalam mendorong peningkatan usaha.

"Melalui penyelenggaraan webinar ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha baik di sektor industri manufaktur maupun pelaku UMKM untuk melakukan transformasi dalam menjalankan usaha termasuk dalam hal penggunaan teknologi digital," papar Musni Hardi K. Atmadja selaku Kepala KPw BI Provinsi Kepri dalam sambutannya.

Penggunaan teknologi yang tepat diyakini akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi yang merupakan aspek penting dalam pengelolaan usaha. Oleh karenanya transformasi digital merupakan salah satu jalan keluar bagi para pelaku usaha dari tekanan kondisi pandemi Covid-19. (TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved