Breaking News:

CORONA KEPRI

LINGGA Satu-satunya Kabupaten di Kepri Berzona Hijau, Lainnya Masih Zona Kuning

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri, Tjejep Yudiana, mengatakan, saat ini dari 6 Kabupaten/Kota di Kepri masih berstatus zona kuning.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
FREEPIK.COM
Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri, Tjejep Yudiana, mengatakan, saat ini dari 6 Kabupaten/Kota di Kepri masih berstatus zona kuning. Ilustrasi covid-19. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri, Tjejep Yudiana, mengatakan, saat ini dari 6 Kabupaten/Kota di Kepri masih berstatus zona kuning.

Hanya Kabupaten Lingga sudah pada zona hijau.

"Zona kuning itu artinya status rendah penyebaran. Artinya masih ada potensi penyebaran," katanya, Minggu (21/11/2021).

Selain itu, hingga saat ini Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan tidak ditemukan kasus covid-19 di sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

"Alhamdulilah berjalan dengan lancar dan baik. Tidak ada ditemukan kasus baru atau klaster pendidikan selama PTM berlangsung di Kepri," ujar Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri, Tjejep Yudiana, Minggu (21/11/2021).

Tjejep mengatakan, saat ini dari 6 Kabupaten/Kota di Kepri masih berstatus zona kuning. Hanya Kabupaten Lingga sudah pada zona hijau.

"Zona kuning itu artinya status rendah penyebaran. Artinya masih ada potensi penyebaran," ucapnya.

Baca juga: DAFTAR Nama 5 Pelajar di Lingga Dapat Bonus dari Bupati, Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Baca juga: AKSI Seorang Bocah Berkebutuhan Khusus Bikin Nangis Warga saat HUT ke-18 Lingga

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, M Dali mengatakan, tidak ditemukannya kasus pada klaster pendidikan di Kepri berkat persiapan yang cukup maksimal dilakukan.

"Kepri ini satu bulan lebih lambat penerapan PTM ketetapan nasional. Mengapa demikian, pak Gubernur ingin betul-betul persiapannya matang," sebut Dali.

Yakni mulai siswa berangkat ke sekolah hingga sampai masuk sekolah, dari proses belajar, hingga pulang sekolah tak terlepas pada penerapan protokol kesehatan.

"Di sekolah, juga ada Satgas Guru dan siswa. Semuanya dilaksanakan dengan sangat baik. Alhamdulilah tidak ditemukan klaster pendidikan," ucapnya.

Dali juga menyebutkan, orangtua juga merasa sangat senang dengan proses PTM yang sudah berlangsung.

"Ini akan terus berlanjut hingga pada proses belajar normal kembali seperti sebelum pandemi asalkan komitmen kita bersama terus dijalankan. Intinya taati prokes, kita semua aman," tegasnya. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved