WISATA KEPRI
Minuman Asal Kepri ini Berasal dari Buah yang Tumbuh 5 Tahun Sekali
Minuman asal Kepri ini biasa disuguhkan kepada tamu, khususnya yang datang ke Pulau Jemaja, Anambas saat even besar.
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kuliner Kepri asal Kabupaten Kepulauan Anambas berasal dari buah yang hanya ada 5 tahun sekali.
Buah langka ini hanya tumbuh di hutan tropis Asia tepatnya di wilayah Kecamatan Jemaja.
Dari Kabupaten Kepulauan Anambas, butuh waktu dua jam menggunakan feri untuk bisa sampai di Kecamatan Jemaja.
Buah ini bisa dibilang buah musiman.
Minuman Kepri ini berasal dari buah Kepayang.
Kembang Semangkok namanya.
Baca juga: Wisata Batam Tak Melulu Pantai, Wahana Anak Ini Berada di Pusat Kota
Baca juga: Makam Keramat Siantan, Wisata Religi Anambas, Ramai Diziarahi saat Hari Besar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Anambas mengungkap jika minuman kembang semangkok ini pernah masuk dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).
Minuman ini kerap disuguhkan kepada tamu, khususnya yang lagi berkunjung di Pulau Jemaja.
Buah ini pada zaman dahulu dijadikan sebagai obat-obatan herbal untuk mengobati berbagai penyakit seperti demam, sakit tenggorokan dan panas dalam.
Proses pembuatan air kembang semangkok ini cukup mudah dan hanya membutuhkan air segelas agar buah mengembang.
Buahnya itu direndam dulu supaya dia mengembang.
Bentuknya mirip seperti cincau dan tidak ada rasa, kalau sekarang kita kreasikan dengan tambahan santan dan gula aren supaya airnya ada rasa.
Buah kepayang yang dijadikan air kembang semangkok ini harus dikeringkan terlebih dahulu.
Setelah kering, buah ini bisa diseduh kapan pun kita mau.
Cara pembuatannya cukup diseduh dengan air agar buang mengembang, kemudian disaring agar bijinya terpisah.
Baca juga: Intip Pesona Pantai Setokok Batam, Jadi Destinasi Wisata Kepri
Baca juga: Kamu Pecinta Mi Wajib Coba Kuliner Kepri Satu Ini, Sensasi Gurih Pedasnya Manjakan Lidah
