Selasa, 14 April 2026

Musim Utara segera Tiba, Kapolres Natuna Ajak Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy mengimbau masyarakat Natuna waspada dan peka kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Musim Utara segera Tiba, Kapolres Natuna Ajak Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem. Foto Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Jelang akhir tahun 20221, perubahan cuaca diprediksi akan terus terjadi.

Dalam beberapa hari terakhir ini saja, sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Terkait hal ini, Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy mengimbau kepada seluruh masyarakat Natuna agar senantiasa waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

"Terkhusus bagi masyarakat yang bermukim di pesisir pantai, di daerah perbukitan, serta yang melintas di jalanan agar selalu mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang tidak menentu pada saat ini," kata Iwan, Senin (22/11/2021).

Menurut Iwan, peringatan dini terkait kewaspadaan diri cuaca ekstrem perlu dilakukan.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah risiko adanya korban jiwa maupun kerusakan materil yang cukup besar.

Selain itu, Kapolres Natuna itu juga mengimbau agar masyarakat Natuna tetap menjaga lingkungan sekitar, selalu update prakiraan cuaca.

Baca juga: Cuaca Besok Batam Termasuk Cuaca Hari Ini dari BMKG

Baca juga: WARNING BMKG! Warga Diminta Waspadai Potensi Cuaca Buruk di Lingga, Senin 22 November

Lalu melakukan penanaman kembali untuk meregenerasi hutan yang gundul, melaksanakan gotong-royong pembersihan parit-parit di lingkungan. Kepada para nelayan juga diminta untuk menghindari sementara waktu kegiatan berlayar apabila terjadi cuaca ekstrem seperti saat ini.

"Dibutuhkan kesadaran kita bersama untuk menanggulangi bencana alam yang bisa saja terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem ini," tutupnya.

Nelayan Dilarang Melaut Sementara Waktu

Sebelumnya diberitakan, memasuki musim angin utara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaui Stasiun Meteorologi Ranai mengingatkan pengguna transportasi laut dan nelayan agar berhati-hati.

Pasalnya, BMKG Ranai memperkirakan cuaca di wilayah Natuna selama seminggu ke depan hingga 6 November 2021, berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Kepala BMKG Ranai Feriomex Hutagalung, melalui Forcaster BMKG Ranai Prabu Aditiya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Natuna, khususnya pengguna angkutan laut agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca selama seminggu ke depan.

"Cumulonimbus yang berpotensi dapat menyebabkan cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat, disertai kilat atau petir, hujan es, dan peningkatan tinggi gelombang laut secara tiba-tiba)," kata Prabu.

Adapun prakiraan cuaca terhitung dari 3-9 November 2021, diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dan dapat disertai petir dan angin kencang. Arah angin diprakirakan dominan berhembus dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan 05 – 30 km/jam.

Terakhir ia mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan agar tidak dulu melaut di saat cuaca ekstrem.

Sementara bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir agar tetap waspada cuaca ekstrem. Pasalnya sering dilaporkan terjangan gelombang laut yang bisa mencapai bibir pantai.

(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved