Breaking News:

BATAM TERKINI

15 Tahun Warga Bengkong Asrama Batam Tunggu Kejelasan Status Lahan, Kini Dialokasikan ke Perusahaan

Warga Bengkong Asrama Batam mengeluhkan status lahan yang mereka miliki. Meski sudah 15 tahun, lahan itu masih belum bisa juga diurus sertifikatnya.

Tribun Pontianak
Warga Bengkong Asrama Batam mengeluhkan status lahan yang mereka miliki. Meski sudah 15 tahun, lahan itu masih belum bisa juga diurus sertifikatnya. Ilustrasi sertifikat tanah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisi I DPRD Kota Batam memfasilitasi pertemuan bagi warga Kavling Penataan Bengkong Asrama, Tanjungbuntung, Bengkong, Kamis (25/11).

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Batam, membahas tentang pengalokasian lahan kavling kepada PT Shania Persada Jasa.

Alokasi lahan ini diduga meresahkan warga.

Sejumlah warga mengaku sudah membeli lahan kavling di Blok G Bengkong Asrama RT 04 RW 10 Kelurahan Tanjungbuntung, Kecamatan Bengkong sejak lama tepatnya tahun 2006, namun hingga kini belum bisa mengurus sertifikat tanahnya.

"Kami sudah beli lahan ini, tapi sampai sekarang mau membangun tidak bisa, karena selalu ditanya surat-suratnya mana.

Sementara dari BP Batam belum mengeluarkan faktur UWTO sehingga kami tidak bisa mengurus sertifikat tanah," jelas Ermayanti, salah seorang warga Bengkong Asrama.

Menurut warga, terdapat sekitar 26 petak kavling berukuran 7x15 meter, namun hingga kini kavling tersebut masih kosong karena belum memiliki dokumen lengkap.

Pihaknya pun menuntut BP Batam dan juga PT Shania Persada Jasa untuk mengeluarkan surat kavling kepada warga yang berhak.

Baca juga: NEKAT Lompat ke Laut saat Dikejar Petugas Bea Cukai, 2 Kru Boat Pancung Masih Hilang

Baca juga: VIRAL! Pedagang Online Ngaku Ditagih Pajak Rp 35 Juta, Ini Jawaban Shopee dan Ditjen Pajak

Menurut Direktur PT Shania Persada Jasa, Mursyid, lokasi di Blok G Bengkong Asrama itu merupakan lahan kavling tambahan untuk mengisi selisih jumlah warga dan kavling yang tersedia.

Kala itu, jumlah kavling yang disediakan hanya berkisar 493 petak sementara warga yang berhak mencapai 600 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved