Breaking News:

APBD Kepri Tahun Anggaran 2022 Diketok Palu, Nilainya Rp 3,870 Triliun 

Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2022 telah disetujui menjadi Peraturan daerah (Perda). 

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat hadir dan menyampaikan pidato dalam paripurna  

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2022 telah disetujui menjadi Peraturan daerah (Perda). 

Persetujuan itu dalam paripurna DPRD Kepri yang dihadiri Gubernur, Ansar Ahmad, Senin (29/11/2021) di Dompak, Tanjungpinang. 

Dengan disetujui oleh seluruh fraksi maka pimpinan DPRD Jumaga Nadeak melakukan pengambilan keputusan bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara bersama yang ditandatangani Gubernur serta unsur pimpinan DPRD. 

Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tetap menjaga konsistensi terhadap anggaran belanja dengan alokasi APBD minimum 20 persen fungsi Pendidikan dan Kesehatan 10 persen yang sesuai dengan peraturan perundang-undang tentang Pedoman penyusunan anggaran. 

"Guna peningkatan kesejahteraan masyarakat, kita tetap menjaga sinergisitas program-program prioritas nasional yang sudah ditentukan," ujar Gubernur.

Baca juga: SIAPKAN Atlet Level Internasional, Pemanah Batam Bakal Dilatih Pelatih Tingkat Nasional

Baca juga: Frank & Co Luncurkan Koleksi Cincin dan Gelang Berlian Bertajuk Beads Collection

Gubernur menjelaskan, penyusunan APBD Provinsi Kepri tahun 2022 diproyeksi sebesar Rp3,870 triliun dengan rincian Pendapatan Daerah rencana penerimaannya Rp3,480 miliar, sedangkan Belanja Daerah rencana penerimaannya Rp3,870 triliun.

"Total belanja semuanya, Pemprov Kepri mengalokasikan untuk pemulihan ekonomi penanganan Covid-19 dengan dukungan percepatan penyedian sarana prasarana layanan publik, perlindungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelaksanaan vaksinasi Covid-19, insentif kesehatan serta belanja kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat," jelas Gubernur Ansar. 

Selanjutnya, Ansar juga menegaskan kebijakan pembangunan pada tahun pertama RPJMD Provinsi Kepri adalah pemulihan ekonomi dengan penguatan jaring pengaman sosial melalui tata kelola Pemerintah yang baik dengan menjujung nilai-nilai budaya Melayu dan Nasional. 

"Kebijakan ini agar dapat kita laksanakan dengan baik untuk dapat mewujudkan visi kita bersama yaitu 'Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya'," tegas Gubernur Ansar. 

Bersamaan itu, Gubernur atas nama Pemprov mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Provinsi atas komitmen bersama dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022. 

"Terima kasih saya sampaikan kepada TAPD serta semua pihak dalam proses pembahasan RAPBD 2022 yang telah memberikan dukungan dalam pembahasan ini dan dapat kita selesaikan dan juga dapat disetujui," tutup Gubernur. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra) 

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved