Jumat, 5 Juni 2026

BATAM TERKINI

Cara Pemko Batam Atasi Naiknya Harga Bahan Pokok

Pemko Batam bersama Pemprov Kepri punya cara untuk mengatasi harga bahan pokok yang membumbung tinggi.

Tayang:
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama OPD Pemprov Kepri saat Gelar Pangan Murah (GPM) tahun 2021 di Perumahan Villa Pesona Asri Batam Center, Selasa (30/11/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian punya cara terkait meningkatnya harga bahan pokok di Batam.

Bersama Pemprov Kepri, mereka menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) tahun 2021 di Perumahan Villa Pesona Asri Batam Center.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam, Mardanis mengatakan, dengan kegiatan pasar tani ini, masyarakat bisa membeli sejumlah komoditas barang pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Seperti beras, minyak goreng, telur, ayam potong, daging, cabai, bawang, buah-buahan dan berbagai snack produk UMKM lokal.

Harga telur dijual dengan harga Rp 42 ribu, cabai Rp 47 ribu, daging 75 hingga 80 ribu, minyak goreng 1 liter Rp.16.500 dan 2 liter Rp32.500, Ayam beku Rp 30 ribu.

Baca juga: GEGARA Kapal Roro Tak Beroperasi ke Lingga, Harga Bahan Pokok Naik

Baca juga: Harga Cabai Pasar Aviari Batam, Pedagang Sebut Pembeli Stabil

Selain itu melalui kegiatan ini pihaknya juga memperkenalkan aplikasi bapulan dan kios mobile.

Dimana masyarakat bisa belanja online melalui aplikasi.

"Mereka tinggal pesan sama kita. Kalau ada harga-harga yang mahal kita langsung lakukan operasi pasar mulai dari terkecil," ujarnya, Selasa (30/11/2021).

Kegiatan GPM ini juga bekerja sama dengan berbagai distributor besar dan bulog sehingga harganya lebih murah.

Mardanis memaparkan untuk telur, daging ayam dan bawang putih dari distributor, minyak dari bulog dan sisanya petani.

"Petani ke koperasi, nah koperasi langsung jual ke masyarakat. Jadi lebih pendek jalurnya," katanya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan menjalankan kios mobile. Sehingga bisa keliling ke lokasi masyarakat.

"Agar barang-barang stabil inflasi pun terjaga," ujarnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Aviari Kecewa Parkir Khusus, Mengadu ke DPRD Batam Malah Tak Ada Solusi

Baca juga: Gubernur Kepri Resmikan Pasar Konvensional Cendrawasih di Tanjungpinang 

Pantauan Tribunbatam.id setiap warga yang datang juga mematuhi protokol kesehatan. Seperti pakai masker dan jaga jarak. Tak ada terjadi kerumunan massa lantaran lokasi lapangan yang cukup luas dan warga yang berbelanja secara bergantian.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved