BATAM TERKINI
Agar tak Hilang, Warga Diminta Ikut Catat Warisan Budaya tak Benda di Batam
Masyarakat diminta membantu mencatat agar warisan tersebut tidak hilang dengan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warisan budaya harus dijaga dan dilegitimasi. Sebab, jika tidak, akan mudah diklaim negara lain atau bahkan hilang dimakan waktu.
“Warisan budaya ini menduduki peran penting. Ini harus dijaga dan dikasih legitimasi,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Jalan Engku Puteri Batam Center, Selasa (1/12/2021).
Diakuinya saat ini, sudah 60 lebih warisan budaya tak benda yang sudah tercatat.
Ia berharap warisan budaya lainnya yang ada di Kota Batam bisa tercatat dan mempunyai legalitas.
“Warisan budaya tak benda sudah tercatat sebanyak 60 lebih. Tapi, tidak hanya warisan budaya tak benda saja cagar budaya juga kita harus jaga,” katanya.
Menurutnya, warisan budaya merupakan salah satu aset untuk meningkatkan pariwisata di Kota Batam.
Apalagi saat ini beberapa negara memiliki warisan sejarah dan sekuat mungkin untuk dilestarikan.
Untuk itu, pihaknya terus berupa menjaga, merawat serta mencatat warisan budaya di Kota Batam agar selalu tetap ada.
Baca juga: BEGINI Cara Pemko Mencegah Kasus Stunting di Batam
Baca juga: DEPRESI Terjebak di Batam, Pengungsi Afghanistan : Bantu Kami karena Kami Juga Manusia
"Kita terus menjaga dan terus mencatat. kita akan melaksanakan kenduri seni melayu untuk menjaga warisan itu. Memang pandemi ini kita tidak seperti dulu. Tapi, ini lah salah satu sarananya jadi warisan budaya bisa digelar di sini. Tahun ini juga akan kita laksanakan kembali,” katanya.
Ia mengatakan, masyarakat bisa turut andil dalam melestarikan warisan budaya tersebut.
Seperti warisan budaya tak benda misalnya, masyarakat bisa bantu mencatat agar warisan tersebut tidak hilang dengan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.
“Mungkin masyarakat ada tahu coba didaftarkan dulu nanti baru di kurasi sampai nanti jadi Indonesia kemudian didaftarkan lagi dan sampai ke dunia. Jadi catat dulu. Kita sendiri dari Batam sudah banyak kita catat dan beberapa sudah kita daftarkan. Nah ini kita terus presentasikan setiap tahun kita berharap nanti ada warisan budaya tak benda tingkat dunia,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam