Selasa, 5 Mei 2026

Momen HUT Batam, Kenduri Seni Melayu Kian Semarang Didukung Kemparekraf RI

Musik Ghazal bergema kembali pada pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2021 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam

Tayang:
ist
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi Kenduri Seni Melayu 2021 yang ditandai dengan memainkan alat musik Melayu 

TRIBUNBATAM.id - Musik Ghazal bergema kembali pada pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2021 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, yang berlangsung di Atrium Kepri Mall, Kamis (9/12/2021).

Musik Ghazal merupakan musik asli Melayu, ada dua lagu yang ditampilkan oleh Sri Madani Ghazal Kota Batam yakni berjudul Sri Mersing dan Jalak Lenteng.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi KSM 2021, yang ditandai dengan memainkan alat musik Melayu bersama Wakil Ketua I Ibu Hj. Erlita Sari Amsakar, Direktur Event Daerah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Reza Pahlevi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Kamaludin, dan Ketua Harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Sahir Ibrahim.

Dalam sambutannya, Amsakar mengatakan, KSM merupakan event budaya yang digelar setiap tahun sejak tahun 1999, untuk tahun 2021 ini merupakan ke-23. KSM merupakan salah satu rangkaian Peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke-192.

KSM akan terus dibesarkan karena rumpunnya besar dan luas. Hajatan ini dijadikan ajang romantisme berekspresi bagi segenap daerah, suku yang ada Melayu. Tak hanya itu lewat KSM ini akan mengembangkan sektor pariwisata.

"Saya ingat Brunei Darussalam menampilkan tari, mereka stay di Batam selama 5 hari, artinya ada kegairahan orang luar negeri terhadap event (KSM) ini," ungkapnya.

Amsakar berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir sehingga negara sahabat dapat membuka kran pintu masuk wisatawan.

Amsakar menjelaskan, sektor pariwisata memberikan kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam yakni dari pajak hotel dan restoran.

"Kita berharap Covid-19 yang hanya tinggal dua kasus segera berakhir. Dan setiap kegiatan tetap menjaga protokol kesehatan," pintanya.

Usai memberikan sambutan Amsakar membacakan puisi berjudul Sebab karya Amsakar Achmad.

Direktur Event Daerah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Reza Pahlevi, mengapresiasi Pemko Batam mengelar event Melayu saat pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan Kemenparekraf menyusun panduan penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) bagi seluruh sektor pariwisata dan ekraf.

"Kita tahu sudah banyak hotel di Batam yang sudah mempunyai sertifikasi CHSE," sebutnya.

Reza meyakini, KSM dapat memberikan dampak besar bagi pelestarian kebudayaan Melayu dan wadah bagi seniman Melayu di Kota Batam.

Serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat khususnya di sektor pariwisata dan ekraf.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved