Minggu, 26 April 2026

Virus Covid-19 Varian Omicron Ancam Dunia, 37.000 WNI Tetap ke Luar Negeri

Meski saat ini varian omicron mengancam dunia, tercatat 37.214 WNI sudah terbang ke keluar negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2022.

foto kompas
Meski saat ini varian omicron mengancam dunia, tercatat 37.214 WNI sudah terbang ke keluar negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2022. Ilustrasi varian baru virus Covid-19, Omicron 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Meskipun varian omicron mengancam global saat ini, namun minat warga negara Indonesia untuk libur Nataru ke luar negeri cukup tinggi.

Saat ini tercatat 37.214 WNI sudah terbang ke keluar negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyebut, data itu merupakan perlintasan keluar-masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta periode 1-16 Desember 2021.

Sementara WNI yang tiba di Indonesia dari luar negeri tercatat sejumlah 40.557 orang.

"Untuk WNI, kedatangan sebanyak 40.557 dan keberangkatan sebanyak 37.214, sehingga total perlintasan WNI yaitu 77.771," kata Kepala Sub Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Ahmad Nursaleh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/12/2021).

Sedangkan WNA yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada periode yang sama sebanyak 13.931 orang.

Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno Hatta juga mencatat WNA yang keluar dari Indonesia sebanyak 14.421 orang sehingga total perlintasan 28.352 orang.

Kepergian dan kedatangan ribuan WNI dan WNA tersebut terjadi di tengah ancaman varian baru Covid-19 Omicron.

Baca juga: KEPRI Waspada Covid-19 Varian Omicron, Gubernur Cemaskan TKI Ilegal

Baca juga: DIDUGA Nunggak Pajak Miliaran Rupiah, Kapal CS Nusantara Ditangkap Bakamla RI di Laut Natuna

Kemenkes kemarin mengumumkan kasus pertama omicron pada seorang pria yang bekerja sebagai petugas kebersihan Wisma Atlet.

Kemenkes juga mendeteksi lima orang probable omicron.

Dua kasus WNI yang baru kembali dari Amerika Serikat dan saat ini sedang diisolasi di Wisma Atlet. Sedangkan tiga kasus lainnya WNA China di Manado, Sulawesi Utara, yang juga sedang menjalani isolasi.

Menikes Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat supaya tak bepergian keluar negeri jelang periode libur Natal dan Tahun Baru. Ia menyarankan WNI untuk liburan di dalam negeri saja karena Indonesia lebih aman dibandingkan negara lain.

Kebut Vaksin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin langsung menggelar rapat pascatemuan omicron diumumkan.

Dalam rapat itu, Jokowi memerintahkan seluruh pemerintah daerah (Pemda), RNI dan Polri untuk mempercepat vaksinasi di daerah, khususnya di wilayah-wilayah pelosok.

"Bapak Presiden mengundang Pangdam, Kapolda, gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia untuk percepatan vaksinasi. Karena sekarang yang belum divaksin semakin sedikit, tapi juga lokasinya makin di pinggiran makin di pelosok begitu," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).

Vaksinasi, lanjut Pratikno, menjadi penting untuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19.

Saat ini pemerintah sedang menggesa vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

Pemerintah menargetkan 28,6 juta anak divaksin dan sudah dimulai serentak di beberapa kota di 11 provinsi mulai Selasa (13/12/2021) lalu.

Menyikapi masuknya varian omicron ke Indonesia, Presiden Jokowi mengatakan hal itu memang sudah diprediksi dan suli dielakkan.

Pasalnya varian Omicron memiliki karakter penularan yang sangat cepat.

"Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat," kata Jokowi dalam pernyataan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (16/12/2021).

Jokowi mengatakan, yang bisa dilakukan pemerintah saat ini adalah berusaha meminimalisir penularan lokal tidak meluas.

"Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik. Kita pertahankan agar kasus aktif tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah satu jangan sampai itu melonjak lagi," katanya.

Jokowi mengatakan, kewaspadaan sangatlah penting, namun jangan sampai membuat panik.

Varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama yang sudah mendapatkan vaksin.

"Oleh sebab itu saya minta kepada warga yang belum mendapatkan dua kali vaksin atau baru sekali, segeralah vaksin," ujarnya.

Jokowi juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Meski situasi di dalam negeri sudah mendekati normal, saudara saudara semuanya jangan kendor menerapkan prokes. Tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan untuk Pemda saya minta agar testing dan tracing, kontak erat digencarkan lagi, ditingkatkan lagi," katanya. (tribun network/ham/fik/rin/den/dod)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved