BATAM TERKINI
PROTES Tak Kunjung Ada Solusi, Warga Minta Pintu Parkir di Pasar Aviari Batam Dibuka
Warga menggelar aksi unjuk rasa meminta agar pintu parkir di Pasar Aviari dibuka menyusul tak adanya solusi terkait protes parkir gate di lokasi itu.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Puluhan warga menggelar aksi damai di pintu dua Pasar Aviari Batam dan minta pintu dua dibuka tanpa menggunakan parkir, Selasa (21/12/2021).
Aksi itu menyusul belum adanya penyelesaian mengenai kebiajakan parkir gate di lokasi Pasar Aviari, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji.
Menurut mereka, aksi yang dilakukan warga tersebut bukan tidak berdasar.
Pasalnya, sejak adanya parkir gate tersebut kondisi Pasar Aviari sangat sepi.
Bahkan belasan pengusaha harus menutup usaha mereka karena tidak adanya pembeli.
Keberadaan parkir tersebut juga diperparah dengan pandemi selama 2 tahun terakhir yang membuat warga semakin enggan datang ke Aviari.
Belum lagi, sistem parkir di lokasi itu sering macet yang membuat pengunjung harus mengantri.
Mengenai parkir gate di Pasar Aviari, warga sudah beberapa kali melalukan koordinasi dengan pengelola Aviari, namun pengelola tidak merespon keluhan para pengusaha di Aviari.
Baca juga: Banyak WNA Kena Imbas, Ketua Kadin Batam Datangi Apartemen Indah Puri, Tapi Dilarang Masuk
Baca juga: ROMBAK Pegawai OPD, Walikota Batam Bakal Lantik Pejabat Baru Desember Ini
Warga juga sudah beberapa kali melakukan pertemuan bersama Lurah, Camat dan Polisi, tapi tidak ada solusi pengelola tetap berkeras bahwa parkir di Aviari sudah mendapat izin.
Yang terakhir warga pasar Aviari sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kota Batam.
Namun malah warga yang terkesan dipojokkan.
Hal ini yang membuat warga pasar Aviari melakukan aksi unjukrasa dan meminta pintu dua pasar Aviari dibuka.
Ketua RW 08 Pasar Aviari Abun, mengatakan mereka melakukan aksi unjukrasa karena selama ini mereka sudah sangat tersiksa.
"Toko banyak yang tutup, kami ini pengusaha kami butuh pelanggan," kata Abun.
Dia juga mengatakan keberadaan pintu gate tersebut membuat para pelanggan, enggan datang, bahkan yang paling disesalkan pintu gate sering rusak.
"Kami juga bukan tidak mau bayar parkir. Kami mau bayar parkir. Biarlah uang parkir dibebankan kepada pemilik ruko," kata Abun. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21122021unjuk-rasa-di-pasar-aviari-batam.jpg)