Jumat, 1 Mei 2026

VIRAL DI MEDSOS

Viral di Medsos Warga Mengaku Joki Vaksin Covid-19, Pernah Disuntik 3 Kali Sehari

Polisi masih menyelidiki pengakuan warga yang viral di medsos karena menjadi joki vaksin covid-19.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa via TribunTimur.com/Nining Angraeni
Warga Pinrang, Sulawesi Selatan, Abdul Rahim (49) saat diambil sampel darahnya di ruang Anev Satreskrim Polres Pinrang, Selasa, (21/12/2021) malam. 

PINRANG, TRIBUNBATAM.id - Abdul Rahim jadi viral di media sosial (medsos).

Pria 49 tahun itu mengaku menjadi joki vaksin covid-19.

Tak tanggung-tanggung, warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ternyata sudah mendapat 17 kali vaksin virus corona.

Kebutuhan ekonomi menjadi alasan utama Abdul Rahim mau menjadi joki vaksin covid-19.

Kepada polisi, ia mengaku bisa mendapat uang mulai Rp 100 hingga Rp 800 ribu.

Abdul Rahim bahkan pernah mendapat suntik vaksin corona sebanyak tiga kali dalam sehari.

Penyidik Polres Pinrang kini menangani kasus ini.

Baca juga: Sebelum Bepergian, Cek Dulu Sertifikat Vaksin Covid-19 di Aplikasi PeduliLindungi, Begini Caranya

Baca juga: Kadinkes Klaim Ribuan Anak 6-11 Tahun Sudah Dapat Vaksin Corona, Pasang Target 2 Pekan

Dua orang diperiksa sebagai saksi pengguna jasa joki vaksin covid-19.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi mengungkapkan, ada 14 daftar nama yang diduga menggunakan jasa joki Abdul Rahim untuk mendapatkan kartu vaksin.

“Kami sementara melakukan pendalaman terkait video viral tersebut. Sudah ada dua orang yang telah kami periksa dari 14 daftar nama yang beredar itu," kata Deki seperti dikutip TribunPinrang.com.

Deki mengungkapkan dua orang tersebut yakni lelaki JF dan perempuan AS.

Abdul Rahim sebelumnya telah diminta keterangannya oleh polisi.

Abdul Rahim tidak ditahan pihak kepolisian melainkan hanya diambil keterangannya oleh Pihak Polres Pinrang sejak Senin, (20/12/2021) malam.

Dari informasi yang dihimpun, ada lima titik lokasi vaksinasi yang diduga didatangi Abdul Rahim.

Yakni di RSUD Lasinrang Pinrang, Puskesmas Salo, Masjid Muhammadiyah, RS Khadijah dan Masjid Nurul Amin.

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Lingga, Nizar dan Istri Ajak Anak Ikut Vaksin

Baca juga: Ketika Anak Daerah Terdepan Kepri Dapat Vaksin Corona, Bupati Ucap Syukur

"Untuk titik lokasinya itu kami juga masih lakukan pendalaman. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya seperti apa," imbuhnya.

Deki menuturkan akan berkoordinasi dengan ahli jiwa terkait informasi apakah Abdul Rahim merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Saat ini, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan pihak Satgas Covid-19 Pinrang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Dyah Puspita Dewi, sebelumnya mengatakan jika dari penuturan keluarga, Abdul Rahim diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Namun, hal itu juga masih diselidiki. Video viral di medsos terkait pengakuan Abdul Rahim kini ditangani polisi.

"Menurut keluarganya, yang bersangkutan memang mengalami gangguan kejiwaan. Jadi perlu untuk diselidiki juga," tuturnya.

Diketahui Abdul Rahim tidak ditahan pihak kepolisian melainkan hanya diambil keterangannya oleh pihak Polres Pinrang sejak Senin, (20/12/2021) malam.

"Setelah saya ingat-ingat, saya sudah divaksin 17 kali. Yang kemarin itu (16 kali) salah," kata Rahim sapaan akrabnya.

Rahim mengaku jika ada 14 orang yang ia wakili untuk divaksin Covid-19 demi mendapatkan kartu vaksin.

Baca juga: BANYAK Mal di Batam tak Pakai Peduli Lindungi, Amsakar Minta Ini ke Tim Satgas Covid-19

Baca juga: Ketika Anak Daerah Terdepan Kepri Dapat Vaksin Corona, Bupati Ucap Syukur

Rata-rata ke 14 orang tersebut adalah kenalan Rahim yang berada di lingkungan rumahnya.

"Rata-rata orang dikenal dan dekat rumah," imbuhnya.

Ia mengaku suntikan 17 kali itu ia dapat dalam kurun waktu tiga bulan.

PERNAH Disuntik 3 Kali Dalam Sehari

Joki Vaksin Covid-19, Abdul Rahim (49), mengaku pernah mendapatkan suntikan sebanyak tiga kali dalam sehari.

Hal itu dikatakan Abdul Rahim saat ditemui di Polres Pinrang, Selasa, (21/12/2021).

Diketahui Abdul Rahim tidak ditahan pihak kepolisian melainkan hanya diambil keterangannya oleh Pihak Polres Pinrang sejak Senin, (20/12/2021) malam.

"Dua minggu terakhir ini, saya pernah disuntik vaksin tiga kali dalam sehari," kata Rahim sapaan akrabnya.

Rahim mengaku tidak merasakan efek dari vaksinasi tersebut.

"Tidak ada. Biasa saja," ucapnya.

Menurutnya, efek vaksin tidak ia rasakan karena sebelum dan sesudah vaksin ia meminum air kelapa.

"Saya minum air kelapa sebelum dan sesudah divaksin," tuturnya.(TribunBatam.id) (TribunPinrang.com/Nining Angreani)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Viral di Medsos

Sumber: TribunPinrang.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved