Breaking News:

Cara Mengobati Penyakit GERD atau Asam Lambung Naik

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung ini bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Penyakit GERD merupakan gangguan pada sistem pencern

SEHAT
ILUSTRASI Gerd 

TRIBUNBATAM.id - Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. 

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung ini bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. 

Penyakit GERD merupakan gangguan pada sistem pencernaan yang memengaruhi cincin otot katup antara kerongkongan dan perut. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH, MMB, mengatakan, GERD memang termasuk penyakit kronis, tetapi penyakit ini masih bisa diobati.

"Tetapi, GERD sendiri tidak bisa menyebabkan langsung terjadinya kematian," jelas Ari,  sebagaimana mengutip Kompas.com. 

Meskipun tidak langsung bisa menyebabkan kematian, GERD memang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. 

Baca juga: Serba-serbi tentang Kelapa dan Khasiatnya untuk Atasi Asam Lambung

Baca juga: Apa Sebenarnya Penyebab Asam Lambung Naik dan Bagaimana Mengatasinya?

Hal ini terjadi karena asam lambung atau isi lambung yang naik dapat menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan awalnya hanya perlukaan, luka yang terjadi bisa makin luas dan bisa menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah. 

Ari menjelaskan, sebenarnya ada 2 gejala utama GERD yaitu nyeri dada dan rasa panas di dada seperti terbakar (heart burn). 

Biasanya nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi).

Pengobatan Sakit GERD ( Asam Lambung)

Ari menjelaskan, prinsip utama mengobati pasien GERD adalah menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi.

Tatalaksana penyakit GERD berupa tatalaksana non obat atau perubahan gaya hidup dan tatalaksana obat-obatan.

Baca juga: Kenali 3 Dampak Buruk Minum Kopi Sebelum Makan, di Antaranya Picu Asam Lambung Naik

Baca juga: Ini 9 Makanan Penurun Asam Lambung Aman Dikonsumsi Tanpa Efek Samping

1. Penanganan non-obat

Dalam tatalaksana non-obat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pasien GERD yaitu:

  • Menghindari konsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat. Pasalnya, beberapa data penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 pasien yang memang sudah mengalami GERD akan mengalami panas di dada jika mengkonsumsi daging yang berlebih dan langsung tidur. Sebaliknya, pastikan Anda mengonsumsi sayur dan buah-buahan. 
  • Jangan tidur dalam waktu 2 jam setelah makan. Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung termasuk asam lambung akan berbalik arah kembali ke kerongkongan. 
  • Hindari makanan yang terlalu asam dan pedas. 
  • Hindari minum kopi, alkohol atau minuman bersoda yang akan memperburuk timbulnya GERD tersebut.
  • Hindari makanan yang mengandung coklat dan keju. 
  • Hindari stres. 
  • Mengontrol berat badan sampai mencapai berat badan ideal. 

Baca juga: Ini 9 Makanan Penurun Asam Lambung Aman Dikonsumsi Tanpa Efek Samping

Baca juga: 3 Rekomendasi Obat Asam Lambung yang Bisa Dibeli Tanpa Resep Dokter

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved