Breaking News:

Mess Karyawan di Moro Karimun Terbakar, Api Diduga Dari Pompa Air yang Konslet

Kapolsek Moro, Iptu Efendy Marpaung membenarkan mess karyawan milik PT Pulau Mas di Moro, Karimun, Minggu (26/12) malam. Diduga karena korslet listrik

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Mess Karyawan di Moro Karimun Terbakar, Api Diduga Dari Pompa Air yang Konslet. Foto Gedung Mess PT Pulau Mas Moro di Karimun terbakar pada Minggu (26/12/2021) malam 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sebuah gudang mess milik PT Pulau Mas yang berada di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun hangus terbakar, Minggu (26/12/2021) pada pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Moro, Iptu Efendy Marpaung membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi media Tribunbatam.id.

Kapolsek mengatakan, kejadian kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah drum dan mess karyawan PT Pulau Mas.

"Dugaan sementara, kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari pompa air. Sehingga drum yang berisikan BBM dan Mess PT Pulau Mess, terbakar," ucap Efendy.

Diketahui, kebakaran tersebut diketahui seorang karyawan yang saat itu sedang memancing tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Saat dicari sumbernya, api sudah membakar drum yang berada di depan Mess Karyawan," tambahnya.

Selain itu, saat kebakaran terdapat dua orang saksi yang melihat dan mencoba memadamkan api. Namun api semakin membesar.

"Ada dua orang saksi bernama Ahmad dan Kardini. Mereka langsung memanggil pertolongan untuk memadamkan api, namun api tidak berhasil dipadamkan," terangnya.

Baca juga: KEBAKARAN DI BATAM - Sebuah Ruko di Baloi Terbakar saat Natal, 2 Jam Api Baru Bisa Dipadamkan

Baca juga: Warung Kelontong Habis Dilahap Api, Pemadam Kebakaran Terbantu Hujan

Lebih lanjut, beberapa karyawan yang ketika itu sedang berada di lokasi, juga mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, bukannya padam api semakin membesar dan membakar mess.

"Sudah coba dipadamkan menggunakan air dan alat seadanya. Namun, api semaki membesar dan menyambar ke mess. Para karyawan juga sempat memadamkan api menggunakan mesin pompa, tetapi saat itu mesin air tidak bisa dihidupkan," terangnya.

Api berhasil dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman memakan waktu dua jam.

Atas insiden kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Namun akibat kebakaran tersebut, menimbulkan kerugian materil hingga Rp 100 juta.

"Atas kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

(Tribunbatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved