Hampir 2 Bulan Pria di Bali Tinggal Bersama Jenazah Ibunya, Begini Pengakuannya
Pria di Bali bernama Putu Sugiarta tinggal bersama jenazah ibunya yang sudah meninggal hampir 2 bulan. Ia mengaku hal itu untuk menjalankan wasiat
"Alasannya menjalankan pesan dari korban yang mengatakan kalau meninggal agar merawat almarhum selama empat bulan tanpa melibatkan keluarga lain," kata Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli saat dihubungi, Senin (27/12/2021).
Kejadian ini bisa sampai ke polisi karena ada warga yang melaporkannya.
Itu supaya jenazah cepat dikubur lantaran saat itu Putu Sugiarta bersikeras tak mau jasad ibunya dikubur dulu.
"Karena ada perbedaan pendapat itu, (warga) akhirnya melapor polisi agar jenazahnya bisa cepat dikubur," kata Kompol Juli.
Dikuburkan
Polisi yang menerima laporan itu pada Kamis (23/12/2021) langsung mendatangi lokasi untuk menengahi persoalan yang terjadi.
Usai melawati mediasi yang alot, Sugiarta akhirnya menerima untuk menguburkan sang ibunda.
Proses penguburan pun dilakukan pada Minggu (26/12/2021) usai jasad dibiarkan hampir dua bulan.
Polisi sempat melakukan pemeriksaan terhadap Sugiarta terkait indikasi adanya tindak pidana dalam kejadian itu.
Namun, hasilnya tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban.
"Kita memastikan meninggalnya tidak bermasalah, baik pemeriksaan medis, dan kita juga sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi baik keluarga, tetangga, dan anak kandungnya. Kesimpulan kami, tidak ada indikasi hal yang mencurigakan," pungkasnya. (Kompas.com/Ach. Fawaidi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Demi Wasiat, Pria di Bali Tinggal Bersama Jenazah Ibunya Selama 54 Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat_20150514_144403.jpg)