Breaking News:

BPR Buana Arta Mulia Menang Gugatan, PN Karimun Sita dan Eksekusi Mobil Debitur

Pembacaan Penetapan Pelaksanaan Sita Eksekusi dilakukan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun Rosi Gustina dan dihadiri oleh Panitera

Editor: Eko Setiawan
ISTIMEWA
Suasana saat proses sita eksekusi jaminan oleh juru sita PN Karimun terhadap debitur PT BPR Buana Arta Mulia. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kisruh antara PT BPR Buana Arta Mulia dengan Debiturnya Marico Daily yang bergulir sejak Juli 2021 lalu akhirnya selesai.

Aduan tertulis yang dilayangkan ke Polres Karimun Marico Daily yang juga bekerja sebagai legal di salah satu BPR di Karimun itu dihentikan oleh penyidik, selain itu ia juga kalah di Pengadilan Negeri Karimun.

Derbukti mekakukan tindakan Wanprestasi atau cidera janji atas kewajibannya melakukan pembayaran angsuran atas kredit kendaraan roda empat. Yang sempat diduga dialihkan ke salah satu oknum Pegawai Dinas Pariwisata dan Budaya Pemkab Karimun.

"Klien Kami menang dalam gugatan perkara Nomor 11/Pdt.G.S/2021/PN.Tbk pada tanggal 13 September 2021 lalu, Marico Daily terbukti melakukan tindakan cidera janji atau wanprestasi atas kredit kendaraan roda empat di PT BPR Buana Arta Mulia sesuai Perjanjian Pembiayaan Konsumen dengan Nomor 550/BPR-BAM/XII/2020," jelas Eko Nurisman, Managing Director U-Trust Law Firm, di Batam kepada awak media Senin (3/1/2022).

Lanjut Eko, setelah kliennya memenangi gugatan perdata tersebut, pihaknya mengajukan Permohonan Sita Eksekusi yang dikabulkan oleh Pengadilan dengan Penetapan Sita Ekeskusi Nomor 5/Pdt.Eks/2021/PN.Tbk Jo Nomor 11/Pdt.G.S/2021/PN.Tbk tanggal 23 Desember 2021 lalu. Kemudian objek Jaminan berupa unit kendaraan dilakukan sita eksekusi pada tanggal 30 Desember 2021 pukul 11.00 WIB dilakukan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Pembacaan Penetapan Pelaksanaan Sita Eksekusi dilakukan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun Rosi Gustina dan dihadiri oleh Panitera Syaiful Islami dan Panitera Perdata Supriadi.

"Sementara itu dari pihak klien kami dihadiri oleh Oki Guzana Putra dan Yudi Hendra dan dari pihak keamanan dihadiri 3 orang dari Polres Karimun, tetapi sayangnya Marico Daily tidak hadir," ucap Eko.

Eko Nurisman, yang juga Dosen di Universitas Internasional Batam ini menyampaikan dengan selesainya proses sita eksekusi, sekaligus mempertegas bahwa kliennya PT BPR Buana Arta Mulia adalah perusahaan perbankan yang telah mengikuti regulasi hukum dan aturan dari otoritas terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan, ia berpesan kepada nasabah PT BPR Buana Arta Mulia jika memiliki kendala sebaiknya melakukan koordinasi dengan kliennya.

"Klien kami sangat terbuka terhadap nasabahnya, selama masa Pandemi BPR Buana Arta mulia banyak sekali memberikan relaksasi kredit seperti restrukturisasi kredit, pemotongan denda dan lainnya. Jika memiliki masalah dalam pembayaran atau lainnya, silahkan datang, selalu ada solusi," ujarnya.

Terkait langkah hukum yang akan ditempuh kepada nasabah kliennya, Eko masih enggan berkomentar, pasalnya Marico Daily melalui kuasa hukumnya yang juga karyawan di salah satu BPR di Karimun itu masih melakukan disinformasi dalam pemberitaan yang berkonotasi negatif, asumtif dan tidak berdasarkan fakta yang terbit dibanyak media online beberapa waktu lalu.

"Jelas sekali pemberitaan sepihak itu sangat merugikan klien kami, walaupun kami berkeyakinan khalayak umum tidak serta merta mempercayai isu dalam berita itu, BPR Buana arta Mulia adalah perusahaan perbankan yang dicintai rakyat Karimun, Terkait langkah selanjutnya, saya belum dapat berkomentar. Intinya, persoalan dengan Marico Daily debitur Buana telah selesai, dan klien kami terbukti telah sesuai dengan aturan yang berlaku." tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved