VIRAL DI MEDSOS
Korban Begal Kena Tolak Rumah Sakit, Walikota Bobby Nasution Meradang
Walikota Bobby Nasution meradang begitu tahu korban begal yang sempat viral di medsos kena tolak rumah sakit.
MEDAN, TRIBUNBATAM.id - Nasib malang dialami seorang petugas kebersihan bernama Rahmadhoni Hasibuan.
Wanita 53 tahun ini menjadi korban begal ketika hendak menunaikan tugasnya, Minggu (2/1/2022) sekira pukul 05.15 WIB.
Kejadian itu ia alami ketika mengendarai sepeda motor matik yang setia menemaninya bekerja di kawasan jalan Pinus, Komplek DPRD Medan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut).
Sepeda motor matiknya pun diambil oleh pelaku begal itu.
Ia mengalami luka-luka, kondisinya tak berdaya di tepi jalan.
Sontak saja apa yang dialaminya sempat viral di media sosial (medsos).
Namun nasib malang yang ia alami tak sampai di situ.
Ia sempat ditolak berobat ketika mendatangi Rumah Sakit Imelda Medan.
Baca juga: Begal Sadis Siram Korbannya Dengan Air Keras Kemudian Bacok Korban Pakai Parang
Baca juga: Korban Begal Jadi Tersangka, Polisi Jelaskan Duduk Perkaranya
Menurutnya, rumah sakit tak bisa melayani pembayaran melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Hingga akhirnya ia mendapat perawatan di RS Pirngadi Medan.
"Jadi pukul 05.15 Subuh saya pergi dari rumah di Pasar 8, kemudian saya berjalan melewati Letjan sujono untuk bekerja, tapi ketika di Jalan Pinus, Komplek DPRD Kota Medan saya di begal," cerita Rahmadhoni seperti dikutip TribunMedan.com.
Sebelum dibegal, Rahmadhoni Hasibuan mengaku dirinya dipukul menggunakan balok sehingga terjatuh.
Pelaku begal kemudian merampas sepeda motor miliknya.
Walikota Medan Bobby Nasution yang mengetahui perlakuan yang didapat korban begal ini pun meradang.
Bobby menanyakan kronologis kejadian penolakan dari RS Imelda.
Usai menjenguk, Bobby pun menyatakan sangat menyayangkan pelayanan dan sikap rumah sakit Imelda.
"Namanya Rumah Sakit untuk melayani seluruh masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan. Kita inginnya semua dilayani tanpa ada melihat jenjang statusnya terlebih dahulu," papar Bobby usai menjenguk pasien tersebut.
Baca juga: Korban Begal di Sumut Jadi Tersangka, Serahkan Diri ke Polisi Karena Merasa Bersalah
Baca juga: Nyaris Jadi Korban Begal, Wanita di Lingga Ucap Syukur Bisa Selamat: Untung Ada Orang
Dikatakan Bobby juga bahwa masalah BPJS bisa atau tidak di RS tersebut, seharusnya itu bisa dibicarakan setelah pertolongan pertama dilakukan.
"Jangan tidak melayani pasien karena kejadian tertentu, BPJS masih bisa dikoordinasi apalagi ini masih masuk dalam pegawai pemko dimana seharusnya lebih gampang untuk dikomunikasikan," tutur Bobby.
Untuk itu Bobby berencana akan mengumpulkan seluruh Rumah Sakit Kota Medan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi.
"Kami akan segera mengumpulkan seluruh RS di Kota Medan agar kejadian tidak terulang dan RS bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin," tukasnya.(TribunBatam.id) (TribunMedan.com/Anisa Rahmadani)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Begal
Sumber: TribunMedan.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/korban-begal-kena-tolak-rumah-sakit.jpg)