Korban Begal Jadi Tersangka, Polisi Jelaskan Duduk Perkaranya
Polisi menetapkan korban begal sebagai tersangka. Bagaimana duduk perkaranya hingga pria 21 tahun itu jadi tertuduh?
MEDAN, TRIBUNBATAM.id - Polisi masih memburu tiga pelaku begal yang masih melarikan diri.
Penyidik sudah mengantongi identitas para pelaku begal yang merampas handphone milik DI (21).
Warga Jalan Simpang Umar, Dusun VI, Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu ini menjadi korban aksi begal.
Belakangan ia ditetapkan menjadi tersangka karena menghilangkan nyawa pria pelaku begal berinisial RZ.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja meminta tiga terduga pelaku begal ini untuk menyerahkan diri.
"Ketiga tersangka identitasnya sudah kita ketahui, saat ini sedang dalam pengejaran," kata Tatan seperti diberitakan TribunMedan.com, Sabtu (1/1/2022).
Baca juga: Korban Begal di Sumut Jadi Tersangka, Serahkan Diri ke Polisi Karena Merasa Bersalah
Baca juga: Nyaris Jadi Korban Begal, Wanita di Lingga Ucap Syukur Bisa Selamat: Untung Ada Orang
Polisi menurut Tatan memiliki beberapa alat bukti yang cukup untuk menetapkan DI sebagai tersangka.
Sejumlah barang bukti seperti pisau yang digunakan, ponsel pelaku begal yang diambil oleh DI saat RZ tewas dan pengakuannya.
Meski berstatus tersangka, Direskrimum Polda Sumut ini menegaskan jika DI tidak ditahan.
Dia mengatakan DI telah menyerahkan diri dan bersikap kooperatif.
Selain itu keluarga juga menjamin kalau DI tidak akan melarikan diri.
Status DI pun masih sebagai tersangka. Ia dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP dan undang-undang darurat.
"Dikenakan Pasal 351 ayat 3 junto undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951," tutupnya.
Selain itu, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menerangkan, saat menikam terduga begal RZ (20) tidak dalam keadaan terdesak.
Baca juga: Bawa Uang Ratusan Juta, Seorang Bendahara Desa di Lingga Nyaris Jadi Korban Begal
Baca juga: Warga Tanjungpinang Resah, Aksi Begal Bawa Celurit Berkeliaran di Jalan Perumahan
Usai keempat pelaku begal merampas handphonenya, mereka mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09-12-2019-ilustrasi-begal.jpg)