JANGAN SALAH! Ini Tips Pakar Untuk Cegah Bahaya Konsumsi Vitamin C Drink
Di masa pandemi, vitamin C semakin diandalkan karena perannya yang mampu menstimulasi sistem imunitas tubuh. Tapi tahukah Anda aturan minumnya?
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di masa pandemi, vitamin C semakin diandalkan karena perannya yang mampu menstimulasi sistem imunitas tubuh.
Meski memiliki banyak manfaat, ternyata konsumsi vitamin punya aturannya sendiri lho.
Alih-alih memperkuat imunitas, konsumsi yang salah akan vitamin C justru bisa memicu permasalahan kesehatan lain.
Misalnya, pada orang yang memiliki lambung sensitif.
Untuk itu, kamu perlu memahami sejumlah aturan dari ahli berikut ini agar dapat memilih dan mengonsumsi vitamin C secara tepat.
Hindari yang Bersoda
Nutrisionis sekaligus pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan Ketua Indonesia Sport Nutritionists Association (ISNA), dr. Rita Ramayulis, DCN, M. Kes. berpesan agar masyarakat mewaspadai kandungan soda di beberapa suplemen vitamin C dalam kemasan.
dr. Rita mengatakan penggunaan soda di vitamin C biasanya terjadi karena beberapa alasan.
Mulai dari memberikan sensasi rasa, serta mengawetkan kandungan vitamin C agar lebih stabil. Meski demikian, ia menyebutkan bahwa soda memiliki efek jangka panjang yang dapat mempengaruhi tingkat kepadatan tulang dan memicu kerusakan gigi.
“Dari perspektif keseimbangan gizi, ini jelas mengganggu, apabila pengikatnya disodium fosfat, maka fosfat berlebih akan mendorong kalsium keluar, dalam waktu tertentu ini berpengaruh pada kepadatan tulang, jadi perlu hati-hati mengonsumsinya,” jelas dr. Rita dalam keterangan tertulis.
Pilih yang Aman untuk Lambung
Seorang tenaga kesehatan di Kota Depok, dr. Iwan Dermawan S. Ked mengaku menemukan banyak pasien yang mengeluhkan lambungnya perih sesudah minum vitamin C.
Biasanya, keluhan ini ditandai dengan gejala sendawa berkepanjangan atau gejala-gejala tidak nyaman lainnya.
“Perlu diingat bahwa vitamin C memiliki nama lain asam askorbat. Sesuai namanya, maka sifatnya asam dan pada orang tertentu bisa mempengaruhi kondisi asam lambung,” tutur dr. Iwan.
Senada dengan dr. Iwan, dr. Rita menjelaskan suplementasi vitamin C yang beredar juga berbeda-beda ikatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hic1000.jpg)