Kamis, 30 April 2026

CORONA KEPRI

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad Cek Protkes 4 Mal: Jangan Sampai Kendur

Empat mal di Kota Batam jadi perhatian Wakil Walikota Amsakar Achmad, khususnya penerapan protokol kesehatan (protkes) dalam mencegah covid-19.

Tayang:
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad meninjau mal guna memastikan penerapan protokol kesehatan (protkes) di tempat hiburan, Jumat (7/12/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad meninjau 4 mal di Kota Batam, Provinsi Kepri.

Selain DC Mall, Amsakar bersama rombongan mendatang BCS, Grand Batam Mall dan Mega Mall.

Kedatangannya ke sejumlah pusat perbelanjaan pada Jumat (7/12/2021) ingin memastikan protokol kesehatan (prokes) di tempat hiburan agar jangan sampai kendur.

Dalam peninjauan itu, Amsakar menguji langsung alat yang disiapkan pihak mal. Ia mengaku, semua masih berfungsi dengan baik.

"Seperti tempat cuci tangan kami cek, alat pengukur suhu kami cek. Dan kami pastikan ada kode batang aplikasi PeduliLindungi," kata Amsakar Achmad.

Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Berisiko Memperlambat Haid? Ini Kata Studi

Baca juga: Cara Mencegah Penularan Virus Corona Varian Omicron

Amsakar juga sempat menegur pengelola mal untuk mengingatkan pengunjung memindai kode batang (barcode) PeduliLindungi.

Pasalnya, ia sempat menjumpai pengunjung yang tidak memindai kode batang yang tersedia.

"Sudah kami tegur tadi. Semua aturan dalam PPKM Level II harus diikuti demi menekan angka penyebaran Covid-19," katanya.

Ia mengingatkan semua masyarakat Batam agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Mudah mudahan kesadaran ini tetap tumbuh, jangan sampai kendur," pesan Amsakar Achmad.

GENCARKAN Tracing dan Tes Antigen

Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebelumnya bergerak cepat merespon fluktuasi kasus aktif Covid-19 di Batam.

Terkait hal ini, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin rapat yang diikuti satuan tugas penanganan Covid-19 dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Kamis (6/1/2022) sore.

"Kami menganggap perlu diambil langkah-langkah yang lebih intens lagi," kata Amsakar.

Tindakan yang lebih intens ini guna menggenapi upaya preventif (pencegahan) maupun penanganan yang selama ini telah dilakukan.

Baca juga: Ashanty Positif Covid-19 Usai Pulang Dari Turki, Isolasi Tanggungan Sendiri

Baca juga: Covid-19 Delta Plus Sudah Masuk Malaysia, Ini 5 Fakta tentang Turunan Virus Corona Tersebut

Seperti diketahui, data terkini kasus Covid-19 menunjukkan ada 8 kasus aktif di Batam.

Kecenderungan fluktuasi kasus pada awal tahun inilah yang disebut Amsakar, perlu ditangani lebih intens dan terukur oleh tim.

"Kendati begitu (adanya fluktuasi kasus), setelah dicek yang terkonfirmasi ini adalah mereka yang dari luar daerah dan akan kembali ke daerahnya," terang Amsakar.

Sementara dua kasus lainnya adalah siswa pindahan yang hendak bersekolah di Batam. Karena belum masuk ke sekolah yang dituju.

"Belum masuk sekolah, sehingga sekolah itu kita anggap belum perlu kita liburkan dan kurangi (kapasitas siswa) sesuai levelnya," imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga menekankan peningkatan tracing dan testing.

Jika biasanya satu kasus terkonfirmasi yang ditracing sebanyak 15 orang, Amsakar meminta agar ditingkatkan menjadi 30 orang.

Baca juga: Karimun Tak Nihil Kasus Covid-19 Lagi, 7 WNA Terpapar Usai Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Bukan China Lagi, 3 Negara Ini Tertuduh Tempat Asal Virus Corona?

Sementara terkait testing, ia berharap Rapid Antigen di titik kasus terkonfirmasi dimaksimalkan lagi.

"Insya Allah besok (testing) mulai dilaksanakan lagi," ucapnya.

Tidak hanya itu, vaksinasi anak umur 6-11 tahun juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini. Kini vaksinasi untuk segmen tersebut sudah mencapai 52 persen dan diharapkan tiga hari ke depan telah mencapai 70 persen.

"Ketersediaan vaksin sudah cek, Alhamdulillah vaksin tersedia," imbuhnya.

Amsakar juga meminta monitoring di pusat-pusat keramaian tetap dilakukan. Tim terpadu hendaknya semakin gencar turun melakukan kegiatan ini.

"Saya juga harapkan PPKM Mikro yang selama ini sudah berjalan untuk lebih intens atau kencang lagi," ujarnya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved