Breaking News:

BATAM TERKINI

Pengurus LAM Kota Batam Di-Resuffle, Ini Pesan Ketua Umum LAM Batam Nyat Kadir

Sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Hasil Reshuffle dilantik di Gedung LAM Batam, Sabtu (8/1/2022).

ISTIMEWA
Ketua Umum LAM Batam lantik pengurus baru LAM Kota Batam, Sabtu (8/1/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Hasil Reshuffle dilantik di Gedung LAM Batam, Sabtu (8/1/2022).

Pelantikan ini dijalankan langsung oleh Ketua Umum LAM Kota Batam, Dato' Sri Setia Amanah Nyat Kadir. Bersamaan dengan itu, juga dilaksanakan pelantikan untuk pengurus LAM Kecamatan Bulang, Galang dan Sei Beduk.

Ketua Umum LAM Kota Batam, Nyat Kadir, mengatakan, reshuffle tersebut dilakukan guna mengisi jabatan yang kosong.

Ia berharap pengurus yang baru dilantik ini dapat lebih aktif dan amanah.

"Tidak gampang memilih pengurus LAM, jalankan amanah dan juga terus berbuat," ujar Nyat Kadir.

Ia mengapresiasi, saat ini cukup banyak kegiatan kebudayaan hidup kembali, bahkan beberapa di antaranya menjadi agenda tahunan, seperti agenda Mandi Safar di Nongsa yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

"Sekarang Dato' Ardiwinata (Kepala Disbudpar Batam) juga masuk ke dalam kepengurusan LAM. Diharapkan ada kesatuan dalam memajukan kebudayaan Melayu," harap Nyat Kadir.

Baca juga: Promo XXI dan CGV Batam saat Akhir Pekan, Nonton Bioskop Jadi Lebih Seru

Ia menekankan, ke depannya LAM Batam dapat berfokus pada pengembangan budaya seni dan permainan tradisional Melayu. Seni khas Melayu yang langka harus digali kembali seperti makyong, gazal, dan permainan gasing.

"Selamat bagi yang sudah dilantik, teruslah mengawal adat dan menjunjung marwah," pesan Nyat Kadir.

Di tempat yang sama, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengungkapkan, Batam sudah memiliki Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu.

Diharapkan landasan ini dapat menguatkan koordinasi antara Disbudpar Batam dan LAM Batam untuk melestarikan budaya adat Melayu.

Ia menambahkan, Batam kini juga memiliki 10 unsur Pokok-pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Unsur-unsur tersebut terdiri dari, sastra lisan, olahraga dan pertunjukan tradisional. 

"Batam harus berbangga karena sudah ada PPKD. Pokok pikiran ini tidak hanya menyangkut budaya Melayu, bisa juga budaya lainnya yang ada di Batam," tambah Ardi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved