SEPAKBOLA INDONESIA

Sosok Haruna Soemitro, Exco PSSI yang Viral karena Hastag #HarunaOut Usai Kritik Shin Tae-yong

Sejumlah orang yang geram atas pernyataan Harun Soemitro, anggota EXCO PSSI lantas membuat hastag #HarunaOut dan kini menjadi tredning di twitter

Editor: Mairi Nandarson
ISTIMEWA
Haruna Soemitro, Exco PSSI 

Dulu ia pernah mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan juga soal pentingnya lisensi AFC bagi klub Indonesia.

Haruna Soemitro yang pernah merangkap jabatan sebagai Direktur Madura United pernah merasa rela timnya dianggap klub tarkam lantaran gagal lolos lisensi dari AFC.

Momen itu terjadi ketika kompetisi sepakbola nasional masih diliburkan lantaran situasi pandemi Covid-19, tahun lalu.

“Mau disebut profesional, tidak profesional, tarkam sama saja."

"Lebih baik tarkam karena hidup di mana-mana," ujar Haruna Soemitro dilansir Kompas, 27 November 2020 lalu.

"Hari ini saya lebih bangga menjadi klub tarkam dari pada klub profesional, karena dengan klub tarkam kita bisa kompetisi,” pungkasnya.

Pernyataan yang dilayangkan Haruna Soemitro itu tentu sempat menjadi kontroversi mengingat lisensi AFC bukanlah sekedar label saja.

Hal ini dikarenakan lisensi akan menjadi penilaian sejauh mana klub tersebut berproses menjadi satu kesatuan tim yang profesional baik di dalam maupun luar lapangan.

Beruntung, setahun kemudian ternyata Madura United berhasil menjadi satu dari sembilan tim Indonesia yang sudah mendapatkan lisensi dari pihak AFC.

Tercatat sebanyak 9 klub berhasil memperoleh Lisensi Klub AFC dan Lisensi Klub Nasional mulai tahun lalu.

Kesembilan klub tersebut, yaitu Arema FC, Bali United FC, Bhayangkara FC, Borneo FC, Madura United FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya, dan PSM Makassar.

(AMINUDDIN)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved