CORONA KEPRI
Batam Deteksi Varian Omicron, Ketua Satgas PMI Ambil Langkah Cepat Cegah Penyebarannya
Ketua Satgas Pemulangan PMI ambil langkah cepat setelah mendeteksi varian Omicron masuk Batam.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua Satgas Khusus (Satgassus) Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu ambil langkah cepat.
Itu setelah dua PMI dari Malaysia di Batam terdeteksi covid-19 varian Omicron pada Selasa (18/1/2022).
Komandan Resor Militer (Danrem) 033 Wira Pratama ini memerintahkan untuk melaksanakan tindakan preventif, khususnya kepada petugas di lapangan.
Salah satunya dengan pengambilan sampling, guna pencegahan dini agar tidak meluas.
Seperti diketahui, Pelabuhan Internasional Batam Centre menjadi salah satu lokasi kepulangan PMI dari Malaysia dan Singapura.
Setibanya di Batam, mereka akan menjalani karantina sesuai aturan yang telah ditetapkan Satgas Covid-19 pusat.
Baca juga: Batam Masuk Varian Omicron, Satgas Covid-19 Kepri Sebut 4 Daerah Zona Kuning Covid-19
Baca juga: 2 Sampel PMI di Batam Probable Omicron, Pasien Kini di RSKI Covid-19 Galang
Sejumlah lokasi telah disiapkan untuk PMI yang menjalani karantina.
Mulai dari rusun milik Pemko dan BP Batam di Kelurahan Tanjunguncang.
Hingga yang terbaru penggunaan Asrama Haji Batam Center karena rusun tersebut tak mampu lagi menampung PMI yang akan menjalani karantina.
"Sesuai arahan ketua Satgassus PMI kami telah melaksanakan pengambilan sampling kepada para petugas tenaga kesehatan yang berada di Pelabuhan Batam Center dan petugas pengamanan di Rusunawa. Guna pencegahan dini agar virus tersebut tidak menyebar," ungkap Jimmy.
Kepala Penerangan Korem 033 Wira Pratama, Mayor Reza kepada TribunBatam.id mengungkapkan, 2 orang PMI yang terdeteksi terjangkit varian Omicron mereka peroleh dari Kepala BTKL-PP Kelas I Batam, Selasa (18/1/2022).
Ia menambahkan, kedua Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan berinisial H (28) dan P (24) yang terdeteksi covid-19 varian Omicron tersebut didapat pada saat kedatangan Sabtu (15/1/2022).
Pada hari yang sama, sebanyak 169 PMI dari Malaysia masuk lewat Batam, dimana 3 orang terdeteksi dengan hasil positif covid-19 setelah menjalani tes swab antigen dan PCR pertama.
Kemudian dari ke tiga hasil Positif tersebut di laksanakan Screening omicron/S-gene Target Failure (SGTF) sebuah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi suspek atau kasus probable varian Omicron.
Baca juga: Polres Karimun Bongkar Penampungan PMI Ilegal, Malaysia Masih Dilirik Meski Banyak Korban
Baca juga: Puskesmas di Batam Bakal Dijadikan Lokasi Vaksinasi Booster, Cegah Lonjakan Omicron
"Dari Hasil S-gene Target Failure (SGTF) kepada ke tiga Pekerja Migran Indonesia dari malaysia yang terkonfirmasi positif Covid - 19 tersebut di dapat 2 orang terdeteksi Probable Omicron," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/satgas-pemulangan-pmi-antisipasi-penyebaran-varian-omicron.jpg)