Breaking News:

LINGGA TERKINI

Keris hingga Perahu Tua, 60 Objek Sejarah Diselamatkan dan Disimpan di Museum Linggam Cahaya

Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kebudayaan telah menyelamatkan lebih dari 60 benda atau objek sejarah pada 2021.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Koleksi barang bersejarah di Museum Linggam Cahaya, Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui Dinas Kebudayaan telah menyelamatkan lebih dari 60 benda atau objek sejarah pada 2021.

Objek sejarah atau yang merupakan cagar Budaya itu, diselamatkan untuk diletakkan di Museum Linggam Cahaya Daik, Kecamatan Lingga.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, melalui penggiat sejarah dari Staf Dinas Kebudayaan Lingga, Lazuardy.

"Itu barang-barang keramalogika (benda koleksi dari tanah liat), seperti tempayan, mangkok-mangkok," kata Lazuardy kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (19/1/2022)

Salah satunya juga adalah sebuah penemuan perahu tua yang terbenam di laut Kecamatan Senayang pada Agustus 2021 lalu.

Pemindahan dugaan cagar budaya yang berupa sebuah perahu itu, dilakukan oleh tim Dinas Kebudayaan bersama Arkeolog Sumatera Utara dan masyarakat setempat.

Perahu ini pun disebut dengan sebutan 'Jelo' oleh masyarakat setempat.

Baca juga: DAIK Bakal Disulap Jadi Pusat Wisata Budaya dan Religi di Lingga

Baca juga: Presiden Jokowi Bakal Datang ke Bintan, Jalanan Mulai Diperbaiki dan Dirapikan

Selain perahu tersebut, dia menyebutkan ada yang telah diselamatkan berupa senjata 'Lela' atau sebuah meriam kecil.

Dia menyebutkan, Lela tersebut diselamatkan pada Desember 2021.

"Lebih kurang ada 60 lebih kira-kira yang telah diselamatkan. Ada Mandau (senjata tajam sejenis parang), ada keris, termasuk jelo dan meriam kecil tadi," sebutnya.

Barang atau benda bersejarah tersebut, Lazuardi menjelaskan didapatkan dari simpanan masyarakat.

"Jadi ada yang berupa imbalan dan ada yang dihibahkan," ujarnya.

Museum yang terletak di Ibukota Daik, Kecamatan Lingga itu setidaknya menyimpan lebih dari 5 ribu benda bersejarah atau objek cagar budaya di dalamnya.

Disbud Lingga mengajak masyarakat untuk menempatkan benda bersejarah di Museum Linggam Cahaya.

Tenaga Ahli Bupati Lingga bidang Sosial Budaya dan Kelembagaan Adat, Kasmadi sebelumnya mengatakan saat ini Museum Lingga memerlukan perhatian dari Pemerintah Daerah maupun masyarakat umum.

Hal itu terkait pengumpulan benda cagar budaya dari tiap tahunnya, untuk menghiasi dan memenuhi isi Museum Lingga itu sendiri.

Ia berharap kepada masyarakat, yang masih menyimpan barang-barang bersejarah untuk bisa disimpan dan diberikan ke museum.

"Baik itu nanti dengan imbalan ataupun sukarela, ini dalam arti kata kita menyelamatkan benda-benda bersejarah di Kabupaten Lingga," tuturnya. ( TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved