CORONA KEPRI
SMAN 8 Batam Tiadakan Belajar Tatap Muka hingga 7 Februari 2022, Ikut Edaran Disdik Kepri
Waka Bidang Humas SMAN 8 Batam, Suryati mengatakan, sekolah SMAN 8 Batam ditutup khusus untuk belajar tatap muka hingga 7 Februari 2022
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Batam memutuskan untuk meniadakan belajar tatap muka terhitung sejak Rabu 2 hingga 7 Februari 2022.
Kebijakan ini menyusul terbitnya surat edaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri pada Senin, 31 Januari 2022 lalu.
Salah satu sekolah yang mengikuti aturan tersebut yakni SMAN 8 Batam di Bengkong Sadai.
Pantauan Tribun Batam.id di lapangan, suasana sekolah itu tampak sepi, baik di dalam ruangan, mau pun di luar ruangan di lingkungan sekolah.
Tidak ada aktivitas yang berarti. Hanya saja ada beberapa guru yang terlihat keluar-masuk di beberapa ruangan sekolah dua lantai itu.
Guru yang ada di sekolah itu pada umumnya menggunakan seragam hitam putih.
Di pintu masuk sekolah yang biasa dipenuhi dengan lalu lalang murid di pagi hari, tampak sepi pengunjung.
Sesekali ada beberapa siswa yang mengenakan pakaian bebas datang ke sekolah. Mereka datang untuk menanyakan beberapa pelajaran kepada gurunya.
Baca juga: Siswa SMKN 1 Batam Kembali Belajar Daring, Cegah Klaster Baru Covid-19 di Sekolah
Baca juga: Seorang Siswa SMAN 4 Batam Kena Covid-19, Sekolah Langsung Lakukan Antigen Massal
Lainnya, ada beberapa alumni yang datang untuk meminta legalisir ijazah mereka.
Waka Bidang Humas SMAN 8 Batam, Suryati mengatakan, sekolah SMAN 8 Batam ditutup khusus untuk belajar tatap muka sementara waktu.
Hal ini sebagai tindaklanjut atas Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kepri.
"Dalam surat bernomor B/421/102.1/DISDIK/2022, sekolah SMA/SMK di kawasan mainland Kota Batam untuk sementara dihentikan. Untuk itu kami hanya mengikuti surat edaran tersebut saja," sebut Suryati.
Dikatakannya, pemberhentian sementara sekolah tatap muka ini dilakukan karena munculnya temuan kasus covid-19 kepada siswa dan guru di sekolah tingkat SMA/SMK di Batam.
"Meski begitu guru-guru tetap masuk dan beraktivitas seperti biasa. Hanya anak-anak murid saja yang tidak masuk," katanya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, hingga kini belum ada siswa atau guru di SMAN 8 yang terdeteksi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0202sman-8-batam.jpg)