Breaking News:

WAWANCARA EKSKLUSIF

Dari Golkar Sampai Partai Ummat di Kepri, Nur Syafriadi Pimpin Partai Bentukan Amien Rais

Berikut wawancara eksklusif Nur Syafriadi yang kini memimpin Partai Ummat di Kepri. Dari Golkar ia sempat menjabat Ketua DPRD Kepri hingga 2 periode.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
Tribun Podcast edisi Rabu (2/2/2022) menghadirkan Ketua DPW Partai Ummat, Nur Syafriadi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Nama Nur Syafriadi bukan orang baru dalam dunia politik di Kepri.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kepri selama dua periode ini lama berkecimpung di Partai Golkar.

Ia juga pernah mengecap Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memuluskan niatnya menjadi calon legislatif (caleg) untuk DPRD Kepri, meski kurang berjalan mulus.

Kini namanya muncul kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Provinsi Kepri.

Pada tingkat pusat, Partai Ummat didirikan oleh politisi senior, Amien Rais.

Baca juga: 5 Pentolan DPW Partai Ummat Kepri Mundur, Bukan Karena Seleksi Alam Tapi Seleksi Dinasti

Baca juga: Nasib Partai Ummat Setelah Ratusan Kader di Batam Mundur Massal

Ia merupakan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN).

Partai politik ini berbasis Islam serta telah terdaftar dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 20 Agustus 2021.

Bagaimana kiprah Nur Syafriadi dalam membawa Partai Ummat di Kepri?

Berikut petikan wawancara eksklusifnya dalam Tribun Podcast edisi Rabu (2/2/2022):

TB: Apa niat untuk bergabung di partai ummat, apakah karena partai ini cocok untuk visi misi Abang?

NS: Pertama saya sangat tertarik dengan tagline partai Ummat, yang mengatakan lawan kezaliman bela keadilan, jadi itu suatu tagline yang sangat cocok dengan saya. Karena saya sangat benci dengan perlakuan-perlakuan yang tidak adil.

Baca juga: Ratusan Kader Partai Ummat di Batam Pilih Mundur, Ini Tanggapan Ketua DPW Kepri

Baca juga: Ratusan Kader Partai Ummat Amien Rais di Batam Pilih Mundur Massal: Ada Persoalan Internal

Kemudian juga ada penawaran. Tapi saya tidak berpikir akan jadi apa-apa di situ (di partai Ummat-red), cuma mengabdi saja. Jadi cita-cita saya memang itu untuk berbuat sesuatu agar bermanfaat bagi daerah, jadi berbuat untuk orang banyak bukan untuk pribadi.

Saya pikir saya sudah puas di dunia politik sudah lama sekali, pernah jadi DPRD kota Batam juga dan DPRD Provinsi juga, sudah cukup bagi saya.

TB: Bisa ceritakan bagaimana bisa tertarik dengan partai Ummat ini.  Bagaimana cara  berjuang hingga saat ini memimpin di Partai Ummat?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved