Breaking News:

BATAM TERKINI

DINILAI Langgar Prokes, Sebuah Kafe di Bengkong Dapat Surat Peringatan Pertama

Tim gabungan protokol kesehatan Batam memanggil pengelola salah satu Cafe di Bengkong karena diduga melanggar protokol kesehatan akibat over kapasitas

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Tim gabungan protokol kesehatan Batam saat razia di salah satu Cafe yang berada di kawasan Bengkong, Sabtu (5/2/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tim gabungan protokol kesehatan Batam memanggil pengelola salah satu Cafe yang berada di kawasan Bengkong saat razia gabungan yang digelar tim terpadu, Sabtu (5/2/2022).

Saat lokasi tersebut didatangi, petugas menemukan terjadinya pelanggaran prokes yakni kelebihan kapasitas pengunjung.

"Memang saat kami datang mereka pakai masker semua, tapi pengunjungnya sudah over kapasitas. Untuk itu terpaksa kami imbau meninggalkan cafe, dan management juga kami panggil hari ini," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP), Senin (7/2/2022).

Diakuinya pemanggilan yang dilakukan terhadap management Cafe dan THM tersebut, sebagai bentuk peringatan pertama dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan razia protkes sudah kembali diaktifkan, dan akan berjalan setiap hari.

"Ini peringatan pertama, apabila kami kembali lagi dan mereka tetap membandel. Kita akan berikan peringatan kedua, hingga kita akan tutup apabila tetap mengulangi kesalahan," tutur mantan Camat Sagulung ini.

Sementara itu, tempat hiburan malam di kawasan Batam Center, kini terpaksa menutup usahanya setelah beberapa pegawai di lokasi terdeteksi reaktif saat Antigen Test yang dilakukan Tim Terpadu, Sabtu (5/2/2022) lalu.

Baca juga: JUMLAH Kasus Covid-19 di Batam Terus Naik, Kadinkes Ingatkan Soal PeduliLindungi

Baca juga: JUMLAH Kasus Covid-19 di Batam Terus Naik, Kadinkes Ingatkan Soal PeduliLindungi

Penutupan serta pengecekan di lokasi THM ini dilakukan, setelah laporan dari Tim Satgas Covid-19 mengenai salah satu pegawai yang positif terpapar Covid-19.

"Kedatangan kami Sabtu kemarin ke lokasi THM itu, karena ada salah satu pegawai mereka yang positif. Jadi maksud kami ke sana memang untuk melakukan tracing ke pegawai yang lain. Dan ada beberapa yang reaktif saat Antigen di tempat," katanya.

Temuan reaktif para pegawai di THM yang berada di Batam Center ini, dalam rangka razia Protokol Kesehatan (Protkes).

Dilaksanakan bersama tim terpadu di seluruh Kecamatan yang ada di Batam.

Pada saat melakukan uji Antigen, lokasi THM tersebut diakuinya tengah beroperasional, dan juga tengah melayani pengunjung.

"Namun memang sasaran kita awalnya kesana memang rekan kerja dari salah satu pegawai yang sebelumnya telah dinyatakan positif. Sementara bagi para pengunjung, hanya berupa himbauan agar tetap menerapkan protkes saat berada di lokasi. Dan meninggalkan lokasi saat selesai makan di tempat tersebut," paparnya.

Penutupan di lokasi THM tersebut, juga dilaksanakan kurun waktu maksimal 10 hari ke depan. Setelah pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pihak manajemen.

"Mulai hari ini penutupan nya, tadi pihak management juga sudah memberikan surat pernyataan. Maksimal bisa seminggu atau lebih dari 10 hari," lanjutnya. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved