Buka Trayek Baru Rute Darat, Dinas Perhubungan Lingga Beri Peluang Pelaku Usaha Lokal
Dishub Lingga menawarkan peluang usaha bagi pelaku usaha lokal maupun luar daerah untuk membuka perusahaan otobus di Lingga
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga menawarkan peluang kepada pelaku usaha lokal maupun luar daerah untuk membuka Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di Lingga, Kepri.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal melalui Kepala Bidang (Kabid) Darat, Amirudin.
“Kami menawarkan kesempatan untuk kerja sama dan kolaborasi," kata Amir, baru-baru ini.
Ia menyampaikan, Dishub Lingga akan sepenuhnya siap membantu pelaku usaha terkait pembukaan jalur trayek baru.
Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas jasa angkutan.
"Ini untuk menghubungkannya, jalur alternatif jalan darat sehingga bisa memadai dan terjangkau," ujarnya.
Amir menjelaskan, untuk sementara angkutan penumpang orang masih menggunakan bus PO DAMRI.
"Maka dari itu, kami berharap ada pelaku usaha lokal yang berkompeten dalam usaha transportasi penumpang orang untuk membuka trayek ini guna untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Baca juga: Pecah Telur, Satu Kasus Covid-19 Pertama Ditemukan di Lingga Setelah 4 Bulan Zona Hijau
Baca juga: Ribuan Ulat Bulu Serang Desa Sedamai di Lingga, Seorang Balita Dilarikan ke RS
Pihaknya pun berharap, dengan hadirnya nanti Perusahaan Otobus tranportasi darat di Lingga, sejumlah halte yang telah dibangun pemerintah bisa difungsikan sebagai penunjang antar jemput penumpang.
“Pebisnis yang dapat memenuhi persyaratan berhak mengantongi legalitas. Tentu saja, bus dapat beroperasi di jalanan tanpa kendala,” tutur Amir.
Sebelumnya Dishub mengungkap ingin mengusulkan penambahan trayek Damri di 2022.
Amir menyebutkan, pengusulan trayek Damri tersebut dilakukan di dua wilayah, yakni di Dabo Singkep maupun di Daik.
Untuk saat ini saja di wilayah Pulau Singkep, Amir mengungkapkan bahwa Damri tersebut baru ada untuk rute dari Tinjul, Kecamatan Singkep Barat ke Dabo, Kecamatan Singkep.
Menurutnya, saat ini akses tersebut menjadi kebutuhan masyarakat yang jauh dari pusat kota.
Sementara itu di wilayah Daik sendiri, rute Damri tersebut hanya sampai ke Kudung.
(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1602dishub-lingga.jpg)