CORONA KEPRI
Corona di Karimun Meningkat, Kasus Aktif Covid-19 Tambah 11 Pasien Hari Ini
Pasien covid-19 di Karimun, bertambah 11 orang pada Senin (21/2). 4 di antaranya dirawat di Puskesmas Meral Barat, lainnya di RSUD, RSBT,dan SIKY Camp
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Satuan Gugus Tugas Penanggulangan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun mencatat penambahan kasus baru, pada Senin (21/2/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, ada penambahan 11 pasien baru yang dinyatakan positif Corona.
"Hari ini ada penambahan 11 pasien covid-10, sehingga sebanyak 118 orang masih menjalani isolasi," ucap Rachmadi.
Diketahui, pasien yang menjalani isolasi Covid-19 berasal dari empat kecamatan di Pulau Karimun Besar dan satu di kecamatan pulau luar Karimun.
Dari data, terdapat 44 warga Kecamatan Karimun, 47 warga Kecamatan Meral, 6 warga Meral Barat, 30 warga Tebing, dan satu warga Belat.
"4 orang yang menjalani perawatan isolasi di Puskesmas Meral Barat, 2 orang di RSBT, 3 orang di RSUD, 2 orang di SIKY Camp, sisanya menjalani isolasi mandiri karena tanpa gejala," tambahnya.
Lebih lanjut, dari jumlah yang terkonfirmasi positif corona, terdapat tiga orang merupakan positif Covid-19 dengan varian Omicron.
"Totalnya mencapai 12 orang yang probable Omicron. Namun setelah pemeriksaan lanjutan hanya 3 orang yang terdeteksi atau terkonfirmasi Omicron, dan merupakan klaster perjalanan," terangnya.
Baca juga: REKOR! Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Batam Tambah 346 Orang, 259 Pasien Bergejala
Baca juga: 28 Warga Bintan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Total Kasus Aktif Capai 140 Orang
Selain itu, terdapat satu orang meninggal akibat Covid-19. Sehingga penambahan kasus meninggal menjadi 162 kasus.
"Satu orang meninggal karena Covid itu laki-laki paruh baya yang tidak melakukan vaksinasi," terangnya.
Rachmadi juga menyampaikan, potensi zona Karimun saat ini sudah zona kuning atau sudah naik kembali menjadi level 2.
"Kecamatan Meral, Karimun, Tebing dan Meral Barat zona kuning. Kecamatan Kuta, Kuba, Kundur, Belat, Buru, Moro, Durai, Niur Permai, masih zona hijau," terangnya.
"Kita (Kabupaten Karimun-red) bila dilihat dari tracing yang telah dilakukan, temuan kasus-kasus Omicron ini ternyata sudah terjadi transmisi lokal," jelasnya.
Dengan begitu, Rachmadi meminta kepada seluruh masyarakat Karimun untuk bisa saling bahu-membahu memutus rantai penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Terutama kepada masyarakat, apabila memiliki keluhan seperti batuk, agar tidak perlu malu dan takut untuk memeriksakan diri ke klinik terdekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1101kadinkes-karimun-rachmadi.jpg)