Muscab DPC Peradi SAI Batam Dibuka, Alfi Ramadania dan Bali Dalo Bersaing Jadi Ketua
Muscab 1 DPC Peradi SAI Batam 2022 resmi dibuka oleh Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Nasional Peradi SAI Indonesia, Eva Nora, Sabtu (26/2) di Hotel Aston
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemukulan gong 3 kali, menjadi penanda dibukanya Musyawarah Cabang (Muscab) 1 DPC Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Batam tahun 2022.
Muscab ini dibuka langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Peradi Suara Advokat Indonesia, Eva Nora, S.H., M.H.
Ketua Pelaksana Musyawarah Cabang (MUSCAB) I Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Batam, Musrin, S.H., CPL., CPLE., CPM., CPrM., CPPPLS mengatakan, pelaksanaan Muscab ini baru pertama diselenggarakan di Batam.
Adapun temanya yakni Soliditas Peradi Suara Advokat Indonesia Menuju Era Digitalisasi.
"Kami laksanakan dengan suka duka, sukacita, gelombang-gelombang. Kami panggil panitia-panitia maju ke depan. Pada intinya kami diamanahkan sebagai ketua pelaksana dan seluruh panitia bekerja dengan baik," ujarnya di Hotel Aston, Sabtu (26/2/2022).
Ia melanjutkan, sistematika yang dibawa era digital. Sehingga pelaksanaannya pun bisa secara digital.
Saat pemilihan ketua nantinya akan menggunakan e-voting.
"Kami mohon maaf kalau ada kekurangan, apabila kami kurang maksimal," ujar Musrin.
Baca juga: Alfi Ramadania dan Bali Dalo Bersaing di Muscab DPC Peradi SAI Batam
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Batam, Bali Dalo, S.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang sudah bekerja mempersiapkan acara ini. Sehingga pelaksaan Muscab bisa berjalan dengan baik.
"Suasana hari ini adalah suasana menegangkan. Mentang-mentang saya mau jadi calon lagi semua pada takut-takut. Kita bertanding siap menang itu pasti, tapi kalau kalah kita pun harus menerimanya," katanya.
Menurutnya, Peradi besar sampai saat ini adalah usaha bersama. Bukan hanya karena dirinya sendiri.
Sehingga ia berharap siapapun yang terpilih sebagai Ketua bisa menyukseskan Peradi SAI.
"Kita akan memilih ketua baru bukan persaingan. Jika dalam perjalanannya Muscab ini ada sengketa pendapat, tapi harus berjalan dengan mulus. Perbedaan pendapat itu wajar tapi kita tetap bersatu. Saya harapkan Muscab ini berjalan dengan mulus dan dengan kekeluargaan," katanya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Peradi Suara Advokat Indonesia, Eva Nora, S.H., M.H. mengatakan dari 53 DPC se-Indonesia, ada 3 yang menyelenggarakan Muscab di hari yang sama, salah satunya Batam.
Ia berharap dengan tema yang sudah dibuat, Peradi Batam bisa solid dan kompak. Kalah menang, menurutnya sudah hal yang biasa. Tak boleh ada pro dan kontra.
"Kita sudah memiliki 53 DPC dan 3 DPD, di antaranya Riau, Kaltim dan Maluku. Kami berharap akan lahir 1 DPD lagi, yakni di Kepri dengan syarat harus ada 3 DPC"
"Siapa pun terpilih nantinya adalah orang terbaik. Segeralah lahirkan DPC-DPC di sini. Seperti Pinang dan Karimun misalnya. Saya salut dengan Peradi Batam ini," katanya.
Ia melanjutkan, ada 2 yang menggelar e-voting terkait Muscab, yakni Malang dan Batam.
"Selamat Bermuscab. Gunakan hak pilih sesuai apa yang ingin kita capai," paparnya.
Ia berharap ke depan anggota Peradi SAI Batam bisa semakin banyak. Saat ini baru berjumlah 109 anggota di Batam.
"Semoga bisa menjadi lebih banyak. Bertandinglah secara fair," katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kota Batam, Demi Hasfinul Nasution, S.H., M.Si yang mewakili Wali Kota Batam, Muhhamad Rudi mengatakan, peran hukum salah satunya didukung oleh peran advokat. Tanpa kehadiran advokat, tentu masyarakat akan sulit mendapatkan keadilan.
"Advokat ini sebagai jembatan masyarakat. Pembangunan Batam bisa sesuai dengan visi misinya. Pimpinan Kota Batam bertungku lumus sudah mempersiapkan Batam ini demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Peranan Peradi atau Advokat sangat erat dengan pembangunan. Misalnya seperti pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim yang berpotensi bisa dikunjungi wisman dan wisnus.
"Banyak juga persoalan hukum melalui internet. Misalnya vorum belanja online yang kadang bohong. Kiranya Peradi bisa ambil alih juga persoalan ini. Walaupun ada BPSK, tidak bisa mendukung dengan persoalan di dunia maya. Ini mungkin terobosan yang bisa difasilitasi oleh Peradi," kata Demi.
Ia menambahkan peran Peradi sangat dibutuhkan juga untuk pemerintah dalam membangun tatanan bangsa. Terutama dalam bentuk regulasi-regulasi.
"Selamat Bermuscab DPC Peradi SAI Batam," tutupnya.
Dalam kegiatan ini akan dipilih Ketua DPC Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Batam 2022-2026. Saat ini sudah ada 2 orang calonnya, yakni Alfi Ramadania, S.H.,M.H dan Bali Dalo, S.H.
Kedua calon ini berdasarkan pengembalian formulir yang diterima oleh panitia pada 23 Februari 2022 lalu pukul 21.00 WIB.
"Kita akan pilih secara voting. Melalui aplikasi E-Voting. Sistem ini akan kita perkenalkan dalam Muscab," ujar Koordinator Humas dan Publikasi DPC Peradi SAI Kota Batam, Makrub Pane, Jumat (25/5/2022) sore.
Diakuinya persiapan panitia sejauh ini sudah 99 persen, dan Muscab ini baru pertama kali digelar di Batam.
"Besok itu dihadiri 99 anggota yang sudah konfirmasi," tuturnya. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2602muscab-peradi-batam.jpg)